Monday, July 4, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Turun Setelah Kekhawatiran Brexit dan Perlambatan Ekonomi Inggis Meningkat

Must Read

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak...

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan...

Permintaan mata uang Poundsterling melemah mendekati pembukaan sesi Eropa hari Rabu ini (1/7). Pelemahan itu menyebabkan pasangan GBPUSD mengalami penurunan menjauh dari 1,2402 menuju ke 1,2380. Dengan penurunan ini maka Pound melawan kenaikan yang berusaha dibangun pada hari Selasa kemarin. Tekanan-tekanan baru-baru ini kemungkinan datang dari pembicaraan Brexit yang akan segera dimulai.

Saat ini pemerintah Inggris terus berjuang untuk bisa memulihkan perekonomian setelah PDB anjlok ke terendah sejak 41 tahun lalu. Tekanan datang dari Brexit yang belum ada tanda-tanda positif sampai saat ini. Ada risiko bahwa kedua pihak tidak bisa mencapai kesepakatan dan akan mengancam ekonomi Inggris lebih dalam lagi.

Selain karena masalah Brexit yang belum menemui titik terang, Poundsterling melemah juga disebabkan oleh adanya pemulihan disekitar mata uang Dolar AS. Karena ketegangan antara dua raksasa ekonomi global yaitu AS dan China kembali meningkat. Dilaporkan China keberatan atas keputusan pencabutan wilayah istimewa Hong Kong oleh AS.

Pergerakan pasangan GBPUSD juga akan dipengaruhi oleh rilis data dalam negeri Inggris mengenai IMP manufaktur untuk bulan Juni. Berita itu akan bergabung dengan berita mengenai Brexit yang akan terus diperhatikan oleh para investor global. Sementara itu selera risiko baru-baru ini masih dalam posisi yang cukup baik. Imbal hasil obligasi Treasury dalam 10 tahun masih dalam pemulihan menuju ke 0,70%.

Tantangan Poundsterling melemah saat ini akan tetap datang dari masalah Brexit dan juga data dalam negeri Inggris. Sementara itu pergerakan GBPUSD akan mencoba mengawasi beberapa data ekonomi AS nanti malam. Selain itu risalah pertemuan FOMC juga akan menawarkan beberapa peluang pergerakan dalam jangka pendek untuk pasangan GBPUSD saat sesi nanti malam.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak di negara tersebut.

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan untuk laporan gaji Juni minggu...

Tether Terus Kurangi Kertas Komersial dalam Pengurangan Tajam Sejak Maret

Tether mengurangi kepemilikan kertas komersialnya sesuai dengan rencana, perusahaan stablecoin melaporkan Jumat. Ini telah mencapai jumlah target $8,4 miliar...

Emas Melonjak Karena Indikator Inflasi Fed Menunjukkan Tanda Mereda

Emas naik dan menghapus semua kerugian di pagi hari setelah indeks harga PCE inti tahunan AS berada di 4,7% di bulan Mei...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -