Wednesday, May 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Greenback Menguat Tipis Jelang Laporan NFP Pekan Ini

Must Read

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku...

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat...

Untuk hari ini terlihat bahwa pergerakan mata uang Paman Sam, Greenback menguat tipis. Penguatan pada Dolar AS masih berada di bawah batas tertingginya dalam dua bulan, (29/06/2021). Sampai saat ini terlihat para pelaku pasar yang masih menantikan laporan penting pekan ini.

Para investor masih menantikan laporan data ketenaga kerjaan AS di hari Jumat nanti. Hal ini dikarenakan, data tersebut bakal menjadi sinyal penting untuk masa depan stimulus perekonomian AS oleh bank sentral (Federal Reserve).

Untuk gerak indeks dollar AS, mendapati kenaikan 0,05% berada di kisaran 91,910. Untuk pair mata uang USDJPY juga mendapatkan kenaikan 0,05% berada di kisaran harga 110,57. Fokus pada pasangan mata uang AUDUSD, mendapatkan penurunan tipis di harga 0,7563. Untuk NZDUSD naik signifikan di harga 0,7034.

Setelah mendapati kenaikan tertinggi terdekat di 92,408 pada 18 Juni lalu, Greenback masih mondar-mandir. Setelah kenaikan mengejutkan karena keputusan kebijakan the Fed.

Sejak adanya kejadian tersebut, saat ini pejabat bank sentral masih focus tentang data-data terbaru. Akankah bisa mendukung untuk kenaikan suku bunga. Padahal di pekan kemarin, petinggi the Fed, Jerome Powell menegaskan kalau keputusan kenaikan suku bunga tidaklah berpengaruh terhadap ketakutan tentang inflasi dan akan terus mendukung pemulihan di pasar tenaga kerja.

Sementara ini para pelaku pasar masih menantikan laporan tenaga kerja yang akan di rilis dipekan ini, NFP. Selain itu AS juga akan melaporkan indeks kepercayaan konsumen dan indeks manajer pembelian manufaktur dari ISM di hari Kamis ini.

Kenaikan yang terjadi akhir-akhir ini masih ada sangkut pautnya dengan keadaan merabahnya virus COVID-19 Delta varian terbaru di ASIA.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku sejak 2018.

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi beberapa pembatasan pada...

Dolar Terpukul Selera Risiko yang Kembali

Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, mundur dari tertinggi dua dekade terhadap sekeranjang mata uang utama, karena meningkatnya selera...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 18 Mei 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -