Thursday, January 21, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Harga Emas Stagnan Karena Pasa AS Libur, Dinamika Sentimen Resiko Akan Menjadi Fokus

Must Read

Euro Naik Sebelum Pertemuan ECB, Stimulus Biden Membebani Dolar

Euro bergerak lebih tinggi sebelum pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, dengan dolar menurun versus mata...

Minyak Turun Setelah Kenaikan Tak Terduga dari Stok Minyak AS

Minyak tergelincir pada hari Kamis setelah data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS yang...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Harga emas di hari Kamis (4/7) terlihat masih memilih untuk stagnan di sekitar level harga $1,420 ketika pasar sudah mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa. Minimnya gerakan pada pasar logam mulia disebabkan oleh pasar di sekitar Amerika Serikat yang pada hari ini libur dan sangat kurang rilis data sebagai penggerak selama awal perdagangan.

Pada Wall Street sendiri mengalami kenaikan yang cukup baik ketika pasar tengah berekspektasi mendukung adanya pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut dari AS. Dengan menguatnya Wall Street membuat harga emas mengalami penurunan karena minat terhadap safe haven mulai luntur. Posisi perdagangan logam mulia saat ini sedan berada di level paling tinggi dalam hitungan tahunan.

Katalis terhadap USD juga datang dari hubungan dagang AS-China yang sempat ramai setelah memutuskan sepakatan untuk melakukan gencatan senjata. Tapi berdasarkan laporan dari Reuters mengatakan bahwa perundingan yang sudah dijadwalkan selama pekan mendatang dengan kabar AS memberikan kritik terhadap Huawei asal China berdasarkan Bloomberg, telah menggagalkan adanya harapan langkah-langkah yang cukup penting.

Kabar mengenai geopolitik juga tampak begitu kurang diperhatikan oleh pasar. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Amerika Serikat melalui Presiden Trump melayangkan peringatan atas ancaman Iran untuk terus meningkatkan cadangan nuklirnya. Sementara itu pada imbal hasil obligasi Treasury 10 tahunan mengalami kemunduran menuju ke titik rendah di bulan November 2016 yang mendukung penguatan harga emas.  Imbal hasil obligasi ini juga merupakan tolak ukur kekuatan sentimen resiko global.

Bukan hanya pasar Amerika Serikat yang sedang libur, namun dengan minimnya data-data dari negara lain selama hari ini juga akan menurukan volume perdagangan pasar. Pergolakan dunia politik global mungkin akan menjadi penggerak utama pasar selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Naik Sebelum Pertemuan ECB, Stimulus Biden Membebani Dolar

Euro bergerak lebih tinggi sebelum pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, dengan dolar menurun versus mata...

Minyak Turun Setelah Kenaikan Tak Terduga dari Stok Minyak AS

Minyak tergelincir pada hari Kamis setelah data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS yang menghidupkan kembali kekhawatiran permintaan terkait...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 21 Januari 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -