Thursday, January 28, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

IHK Suram Tidak Menggerakkan Yen Jepang Melawan Euro, Fokus Ke BoJ Pekan Ini

Must Read

Euro Masih Stabil Terhadap Dolar AS, Menunggu The Fed dan Kejelasan Arah Berikutnya

Sepanjang sesi Asia Rabu (27/1), Euro hari ini tampak belum menampilkan kinerja yang mengesankan. Pasangan EURUSD masih...

Dolar Melemah Sebelum Pertemuan Fed, Euro Tergelincir

Dolar naik tipis terhadap sekeranjang mata uang pada Rabu karena pasar menunggu komentar dari Ketua Federal Reserve...

Minyak Menguat Lagi Karena Stok AS yang Lebih Rendah dan Penurunan Kasus Covid China

Minyak naik di atas $ 56 per barel pada Rabu setelah data industri menunjukkan persediaan minyak mentah...

Perdagangan pada pasangan mata uang Euro terhadap Yen Jepang pada hari ini tampak sedang diperdagangkan dengan kondisi yang stagnan. Pasangan berada di sekitar level harga 120,95 saat sesi dagang kawasan Asia berlangsung di hari Selasa (29/10). Sebelumnya pada perdagangan hari Senin kemarin, pasangan sempat mendaki tinggi sebesar 0,44 persen.

Perdagangan pada hari ini tampak Yen Jepang menampilkan ketangguhannya melawan data dalam negeri yang suram. Jepang baru saja merilis data mengenai harga konsumen inti yang menjadi tolak ukur inflasi nasional. Data tersebut disampaikan dengan basil naik sebesar 0,5 persen selama bulan Oktober. Hasil tersebut lebih buruk dari prediksi sebelumnya yang berada di 0,7 persen.

Dengan hasil ini maka tingkat inflasi Jepang tetap jauh dari target yang ditentukan oleh bank sentral Jepang sebelumnya yang berada di 2 persen. Meskipun bank sentral telah memberlakukan kebijakan moneter yang sangat longgar dalam kurun waktu enam tahun terakhir. BoJ sendiri akan melakukan pertemuan dalam pembahasan kebijakan moneter pada pekan ini. Pasar mengharapkan tidak ada perubahan kebijakan.

Namun para ekonom semakin banyak yang memprediksi bahwa BoJ akan melakukan pemangkasan suku bunga lagi. Sehingga suku bunga Jepang akan terus turun menuju ke tingkat negatif yang semakin dalam. Kondisi ini akan mengancam perdaganagn Yen Jepang yang lebih rendah pada beberapa hari selanjutnya. Pasalnya saat ini saham AS telah mengalami kenaikan sejak hari Senin kemarin karena selera risiko yang hidup.

Kabar yang sangat positif mengenai perdagangan AS dengan China turut membuat selera risiko pasar semakin menguat. Hal ini akan menyebabkan dana para investor meninggalkan Yen Jepang dan membawa EURJPY lebih tinggi lagi. Kabar terbaru perdagangan dan acara penting pada pekan ini akan menjadi fokus pasangan selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Masih Stabil Terhadap Dolar AS, Menunggu The Fed dan Kejelasan Arah Berikutnya

Sepanjang sesi Asia Rabu (27/1), Euro hari ini tampak belum menampilkan kinerja yang mengesankan. Pasangan EURUSD masih...

Dolar Melemah Sebelum Pertemuan Fed, Euro Tergelincir

Dolar naik tipis terhadap sekeranjang mata uang pada Rabu karena pasar menunggu komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang kemungkinan akan...

Minyak Menguat Lagi Karena Stok AS yang Lebih Rendah dan Penurunan Kasus Covid China

Minyak naik di atas $ 56 per barel pada Rabu setelah data industri menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun secara tak terduga...

Enjin Memasuki Dunia Fashion dengan NFT AR

Enjin dan MetaverseMe bermitra untuk menghadirkan item mode virtual ke blockchain Ethereum, menciptakan sederet token nonfungible yang dapat diperdagangkan yang mewakili pakaian...

Kasus Positif China Landai, Minyak Mentah Kembali Bullish

Harga minyak mentah pada kontrak berjangka mengalami kenaikan di sesi Asia hari Rabu (27/1). Minyak mentah menguat ketika adanya laporan terbaru dari...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -