Sunday, October 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Ketegangan AS-China Naik Kembali Mendorong Minat Beli Pada Yen Jepang

Must Read

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas...

Perdagangan Yen Jepang terus berada pada minat beli yang tinggi sampai hari Rabu (8/5) di sesi dagang kawasan Asia. Kondisi ini menyeret pasangan USDJPY untuk terus merosot menuju kawasan di bawah level harga 110,00 untuk kali pertama sejak bulan Maret akhir kemarin. Saat ini pasangan tersebut sedang berada di level harga 109,96 setelah sempat menanjak mencapai 110,29.

Sekarang ini beberapa aset-aset safe haven sedang dalam mode keuntungan besar karena adanya ketegangan antara AS dengan China akibat ancaman yang diajukan Trump. Kondisi negosiasi dagang antara AS dengan China yang memanas membuat para pelaku pasar dan investor lebih memilih investasi ke aset aman seperti Yen Jepang.

Di hari Minggu kemarin, Trump menyampaikan nada ancaman melalui akun Twitternya. Dia menyampaikan akan manikkan tarif atas barang-barang China yang senilai $200 Miliar dari sebelumnya di 10 persen menjadi 25 persen. Rilisnya kabar ini membuat perdagangan pasar keuangan menjadi lebih lemah dan otomatis meruntuhkan beberapa optimisme yang sempat dibangun saat negosiasi. Selama beberapa kali bertemu memang selalu dikabarkan pembicaraan dagang antara kedua negara mengalami kemajuan yang baik.

Walaupun Trump melempar nada ancaman ke China, tapi Wakil PM China memutuskan untuk tetap berkunjung ke Washington untuk melanjutkan proses negosiasi dagang. Keputusan ini bagaimanapun akan memberikan dampak positif. Karena masih ada harapan kedua negara ekonomi terbesar itu bisa mencapai kesepakatan yang positif.

Yen Jepang sendiri terus mengalami bias bullish yang kuat sejak berbalik dari level harga 111,00. Dari level ini dimulai penurunan menembus tren naik dari paling rendah di 4 Januari lalu. Sehingga penurunan pasangan USDJPY bisa lebih lanjut, terlebih lagi karena saham Asia tengah mengalami penurunan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi yang optimis memberi mata uang...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas untuk regulasi cryptocurrency.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai Level ATH Baru

Kapitalisasi pasar total semua cryptocurrency naik ke level tertinggi baru sepanjang masa pada hari Rabu, mengakhiri pemulihan dramatis selama berbulan-bulan yang menegaskan...

Animoca Brands Gandakan Valuasi dari Putaran Pendanaan Baru

Game NFT dan pengembang properti virtual Animoca Brands telah menggandakan valuasinya menjadi $2,2 miliar setelah menutup putaran pendanaan baru yang menghasilkan $65...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -