Saturday, July 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Ketegangan Geopolitik Membawa Poundsterling Inggris Lebih Rendah Terhadap USD

Must Read

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Sebelumnya pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS terlihat beberapa kali mengalami kegagalan untuk mempertahankan titik paling tingginya. Puncak tersebut merupakan puncak paling tinggi dalam tujuh pekan terakhir di sekitar level harga 1,25. Saat ini pasangan mata uang GBPUSD terlihat mengalami penurunan yang tetap stabil sepanjang hari Senin (16/9) awal pekan perdagangan.

Saat ini dikabarkan bahwa kekuatan sentimen risiko sedang melemah akibat beberapa peristiwa berisiko yang dilaporkan. Ketegangan kawasan Timur Tengah kembali bergema dan membebani mata uang berisiko seperti Poundsterling Inggris. Hal ini membuat USD mampu mendominasi pasangan GBPUSD untuk turun lebih dalam lagi.

Sebenarnya Pound sempat mengalami lonjakan permintaan pada hari Jumat pekan lalu. Kenaikan ini disebabkan oleh kabar optimisme mengenai Brexit yang diterima oleh pasar. Kenaikan Poundsterling Inggris mengirim pasangan menuju ke titik paling tinggi dalam tujuh pekan terakhir di sekitar level harga 1,2510.

Mengenai Brexit dilaporkan bahwa kekhawatiran pasar mengenai risiko terjadinya hard Brexit telah mereda. Pasalnya dikabarkan bahwa ada kemungkinan Uni Eropa akan memberikan perpanjangan tenggang waktu Brexit. Langkah ini akan menghindari risiko terjadinya Brexit tanpa kesepakatan. Dari UK Telegraph bahwa telah terjadi pertemuan yang paling baik sejak masa negosiasi dengan Frost kemarin, namun belum menjadi awal solusi yang baik.

PM Boris Johnson juga dilaporkan terus berusaha untuk bisa mendapatkan kesepakatan dengan Uni Eropa. Usaha Boris akan tetap dilakukan sampai dengan beberapa pekan mendatang. Untuk penurunan Pound hari ini lebih disebabkan oleh melemahnya sentimen risiko pasar.

Para pelaku pasar dan investor menghindar dari aset berisiko setelah dikabarkan terjadi serangan oleh Drone yang menyasar minyak mentah Arab Saudi. Dikabarkan bahwa Houthi Yaman melakukan klaim atas penyerangan yang mengkhawatirkan pasar tersebut.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh pergeseran selera risiko, dengan fokus...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...

AUDUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, AUDUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak bergerak dalam sebuah pola.

EURUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -