>
Home / berita / Berita Harian Forex / Laporan Ketenagakerjaan Positif, Dolar AS Menguat Tipis Ditekan Fed Dovish

Laporan Ketenagakerjaan Positif, Dolar AS Menguat Tipis Ditekan Fed Dovish

Perdagangan mata uang hari ini Jumat (1/2) terlihat Dolar AS menguat namun terbatas. Penguatan ini terlihat pada Indeks Dolar AS yang hanya naik 0,2 persen saja menuju ke level 95.90 saat diperdagangkan di sesi New York. Padahal sebelumnya sudah rilis data ekonomi mengenai ketenagakerjaan AS yang biasanya berdampak sangat tinggi. Tapi untuk kali ini hanya bergerak tipis saja. Terlihat pada pasangan EURUSD yang hanya naik 0,1 persen dan berada di level harga 1.1456. Sementara itu GBPUSD turun sekitar 0,14 persen dan menuju ke level harga 1.3088.

Non-Farm Payroll dilaporkan oleh US Bureau of Labor Statistic dengan peningkatan menjadi 304K untuk bulan Januari yang sebelumnya hanya 222K sehingga Dolar AS menguat. Tentunya peningkatan yang besar ini telah melenyapkan ekspektasi pasar turun di angka 165K. Di sisi lain saat ini bagian dari ketenagakerjaan tengah dalam kondisi yang negatif akibat Goverment Shutdown yang berkepanjangan.

Data untuk level pengangguran AS naik dari 3,9 menjadi 4,0 persen yang ekspektasinya hanya akan stagnan. Secara jumlah, warga yang menganggur di AS sebanyak 6,5 Juta orang. Untuk sektor pendapatan rata-rata hitungan jam naik tapi hanya 0,1 persen month-over-month untuk Januari. Angka ini termasuk turun dimana pada Desember naik 0,4 persen.

Dilihat dari data mengenai ketenagakerjaan ini dapat disimpulkan bahwa kodisi perekonomian AS sangat tidak jelas. Hal ini terjadi sebagai dampak negatif dari ketegangan politik di pemerintahan yang mulai merambah ke sektor ekonomi. Terlebih masih ada ancaman Goverment Shutdown lagi untuk bulan Febuari pertengahan mendatang. Walaupun saat ini Dolar AS menguat tapi hanya terbatas. Fed juga mengirim banyak sinyal dovish mengenai kebijakan dan juga suku bunga AS ditahun 2019 ini.

About Wida Yodik

Check Also

Poundsterling Inggris

Terhibur Penjualan Ritel Inggris, Poundsterling Inggris Masih Beresiko Melemah Lebih Lanjut

Perdagangan di hari Kamis ini (18/4) pasangan Poundsterling Inggris terhadap USD terlihat mampu mengalami pemulihan …