Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Laporan PPI Mengecewakan, Euro Stagnan, Bias Bearish Masih Mendominasi

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Perdagangan mata uang hari ini Senin (4/1) terlihat Euro stagnan dengan pergerakan yang sangat terbatas. Saat diperdagangkan saat memasuki sesi kawasan Eropa Euro lebih cenderung tertekan. Hal ini terjadi setelah rilis data mengenai PPI yang dilaporkan mengecewakan ekspektasi pasar. Bayang-bayang penurunan lebih mendominasi pergerakan pasangan EURUSD kali ini dan belum terlepas dari area pergerakan harga minggu lalu.

Sementara itu momen Euro stagnan tidak terjadi pada lawannya yang lain seperti Poundsterling dan Yen Jepang. Euro cenderung menguat pada pasangan EURGBP yang naik sebesar 0,10 persen dan berada di level harga 1.1418. Sementara itu untuk EURJPY naik 0,31 persen dan berada di level harga 125.83.

Laporan data ekonomi mengenai PPI atau Producer Price Index diberikan oleh Eurostat dengan memperlihatkan untuk kawasa Euro yang turun 0,8 persen month-over-month untuk Desember. Hasil ini tentunya juga lebih buruk jika dibandingkan dengan hasil pada November lalu yang turun hanya 0,3 persen.

Untuk hitungan tahun dari indikator inflasi produsen memperlihatkan penurunan sebesar 1 persen dari 4,0 menjadi 3,0 persen untuk 2018 lalu. Serangkaian data tersebut membuat Euro stagnan dan cenderung ke bias bearish. Hari ini pegerakan Euro masih belum tampak bervolume, tapi sudah beredar rumor mengenai kemungkinan resesi untuk kawasan Euro yang ramai dibicarakan media.

Mengenai rumor yang sangat menekan mata uang Euro, Ewald Nowotny dari bank sentral Eropa mengatakan bahwa resesi untuk Zona Euro tidak akan terjadi. Salah satu anggota dalam penentuan kebijakan bank sentral tersebut juga mengakui mengenai ketidakpastian saat ini dari pertumbuhan ekonomi Euro yang melemah. Terlebih lagi mengenai data Jerman yang kebanyakan negatif dan membuat ancaman perlambatan ekonomi Zona Euro semakin nyata.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -