>
Home / berita / Berita Harian Forex / Laporan Rangking Kredit Pulih, Dolar New Zealand Menguat

Laporan Rangking Kredit Pulih, Dolar New Zealand Menguat

Perdagangan mata uang pada hari ini Jumat (1/2) terlihat Dolar New Zealand menguat terhadap Dolar AS. Penguatan pada pasangan NZDUSD terjadi sebesar 0,15 persen dan berada di level harga 0.6925 yang merupakan puncak paling tinggi sejak 5 Desember lalu. Penyebab NZD reli panjang adalah adanya rilis dari Standard & Poor’s yang memperkuat rangking kredit untuk New Zealand. Selain terhadap Dolar AS, mata uang Kiwi ini juga menguat terhadap Aussie yang mencapai 0,22 persen menuju ke level¬† harga 1.046 saat diperdagangkan sesi kawasan Eropa.

Laporan yang menyebabkan Dolar New Zealand menguat tersebut diberitakan pada Kamis malam yang memperkuat kredit AA+ untuk obligasi pemerintah. Dampaknya pandangan pasar dari hasil data ini yang sebelumnya dinyatakan stagnan berubah menjadi ke arah positif. Dengan adanya antisipasi untuk pemulihan keuangan publik mampu mengganti desifit anggaran. Sehingga diprediksi mampu memberikan surplus bagi pemerintah New Zealand untuk tahun depan.

Adanya peningkatan ini karena beberapa faktor seperti anggaran yang tercatat surplus dalam beberapa waktu terakhir dan juga kebijakan dari RBNZ untuk nantinya yang bisa memberikan kekuatan untuk sistem perbankan New Zealand. Data yang dilaporkan Standard & Poor’s mampu memberikan gambaran bagaimana bisa terjadi kesempatan sebesar 33 persen untuk peningkatan yang sebenarnya dalam waktu dua tahun ke depan sehingga Dolar New Zealand menguat.

Akhir-akhir ini pasar masih sangat khawatir terhadap perekonomian New Zealand. Beberap faktor yang membuat kekhawatiran naik seperti konflik dagang AS-China, kondisi harga komoditas yang fluktuatif dan juga pertumbuhan ekonomi global yang lemah. Tngginya kekhawatiran ekonomi New Zealand disebut-sebut mampu membuat RBNZ melakukan pemangkasan suku bunga New Zealand. Bahkan beberapa pelaku pasar yakin dengan peluang 50 persen untuk penurunan suku bunga New Zealand sebelum 2020 nanti.

About Wida Yodik

Check Also

Poundsterling Inggris

Terhibur Penjualan Ritel Inggris, Poundsterling Inggris Masih Beresiko Melemah Lebih Lanjut

Perdagangan di hari Kamis ini (18/4) pasangan Poundsterling Inggris terhadap USD terlihat mampu mengalami pemulihan …