Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Lonjakan Imbal Hasil Membawa USDJPY Bullish Meski Pasar Saham Juga Memerah

Must Read

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan...

Pasangan mata uang USDJPY bullish lebih tinggi saat sesi pertengahan kawasan Eropa berlangsung hari Jumat (5/3). Dolar AS menerima banyak sekali dukungan dan mampu melumpuhkan pergerakan Yen Jepang. Aksi ini telah berhasil membantu USDJPY untuk mencapai titik nilai tukar yang paling tinggi dalam sembilan bulan terakhir. Pasangan terus mempertahankan posisi di sekitar nilai tukar 108,00 menjelang laporan data NFP AS.

Mata uang Dolar AS mendapatkan banyak bantuan setelah pasar melihat ekonomi AS bisa pulih lebih baik. Kemudian Dolar AS juga didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi Treasury yang kembali melompat. Padahal beberapa hari kemarin, imbal hasil telah turun dan membuat aset-aset berisiko seperti pasar saham menjadi incaran utama.

Katalis yang menyebabkan imbal hasil obligasi AS mengalami kenaikan adalah komentar terbaru dari The Fed Powell Kamis malam. Dalam sebuah cara, Powell mengatakan bahwa dirinya tidak merasa khawatir pada posisi yield yang sangat tinggi. Hal itu membuat pasar kecewa dan secara cepat melakukan antisipasi yang membawa yield jadi lebih tinggi.

Selain karena kenaikan Dolar AS, posisi mata uang Yen Jepang sekarang juga dalam pelemahan yang membuat USDJPY bullish lebih lancar. Para pembeli Yen Jepang menjauh ketika harapan pemulihan ekonomi global terus meningkat. Sementara itu nada merah dari pasar saham sepertinya bukan sebuah tanpa risk off. Namun lebih ke aksi perpindahan dana ke yield pasca komentar The Fed Powell.

Tantangan USDJPY bullish akan mencoba memperhatikan rilis data utama AS. karena data mengenai NFP itu akan memberikan gambaran bagaimana kondisi tenaga kerja AS. sehingga bisa juga digunakan untuk mengukur pemulihan ekonomi. Kemarin Rabu, data ADP ketenagakerjaan hancur dan bisa menjadi tanda mengecewakan bagi NFP AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan jaringan oracle untuk komputasi. Proposal...

CEO Blackrock: Crypto ‘dapat Menjadi Aset yang Hebat’ Tetapi Tidak Menjadi Pengganti Mata Uang

Meskipun peluncuran saham Coinbase berhasil pada hari Rabu, CEO Blackrock Larry Fink masih menyatakan beberapa kekhawatiran atas adopsi institusional crypto.

Google Cloud Integrasikan Band Protocol untuk Data Real-Time Harga Crypto

Google Cloud menggabungkan teknologi inti dari Band Protocol, layanan oracle terdesentralisasi, untuk memungkinkan "analisis data deret waktu keuangan yang cepat dan akurat,"...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -