Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Mata Uang Euro Lebih Lemah Melawan Yen Walaupun Kesepakatan Parsial AS-China Terwujud

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro terhadap Yen Jepang tampak mengalami penurunan pada saat sesi Asia berlangsung hari Senin (14/10). Pasangan ini terus mengalami penurunan walaupun optimisme mengenai perdagangan telah diterima pasar.

Untuk saat ini pasangan mata uang EURJPY sedang diperdagangkan di sekitar level harga 119,35. Pasangan sempat melonjak dan pada akhirnya menerima penolakan ketika mencapai titik paling tinggi pada 13 September kemarin di level harga 120,01. Mata uang Euro menguat dengan moderat setelah Presiden Trump menyampaikan komentar mengenai optimisme perdagangan AS-China.

Sesuai dengan kabar berita pada saat akhir pekan kemarin, bahwa pihak AS telah melakukan penangguhan kenaikan tarif yang telah direncanakan sebelumnya untuk produk asal China. Kenaikan tarif dari sebelumnya 25 persen akan naik menjadi 30 persen atas produk China senilai $250 Miliar. Penangguhan ini merupakan balasan atas niatan baik dari China dengan melakukan pembelian produk pertanian asal AS senilai $50 Miliar.

Sayangnya saat sesi Asia berjalan di hari Senin ini, optimisme telah mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari pergerakan menurun saham AS S&P 500 dan lonjakan pada safe haven Yen Jepang. Kondisi ini mungkin terjadi setelah adanya kabar bahwa media China enggan untuk mengkonfirmasi kesepakatan perdagangan AS dengan China yang telah dibuat pada pertemuan kemarin. Atas kondisi ini mata uang Euro harus kembali lemah melawan Yen Jepang.

Pasar khawatir bahwa kesepakatan parsial AS-China merupakan suatu ketidakpastian dan bisa lebih rumit lagi serta memicu kenaikan tarif lain. Pergerakan pasangan mata uang EURJPY akan menunggu kabar terbaru mengenai perdagangan. Jika terus memberikan sinyal pesimis maka Yen Jepang akan terus menyeret pasangan lebih dalam lagi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -