Sunday, October 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Mata Uang Euro Lemah Karena Ekonomi Yang Suram

Must Read

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas...

Perdagangan pasangan mata uang Euro terhadap Dolar AS di hari Rabu ini masih terlihat tenang dan belum ada penentuan arah lebih lanjut. Saat ini pasangan mata uang EURUSD sedang berada di sekitar level harga 1,1200. Titik ini tampaknya menjadi penghalang cukup kuat untuk menahan penurunan lebih lanjut lagi karena dominasi USD beberapa waktu terakhir.

Terlebih lagi pada imbal hasil di Jerman mengalami penurunan dan juga adanya tingkat perlambatan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Euro. Sementara itu mata uang Euro juga cukup terbebani dengan adanya kabar mengenai rencana pengembalian QE yang mambuat pasangan EURUSD merosot menuju ke titik paling rendah dalam tiga pekan terakhir.

Dari segi data sendiri, kawasan Eropa kurang begitu memberikan dukungan untuk Euro. Pada hari ini saja hanya ada rilis data mengenai produksi sektor industri dari Italia. Memang secara luas perhatian pasar tertuju ke pidato dari Ketua Fed yaitu Powell dan rilis risalah rapat FOMC. Dari hasil pidato ini maka akan terlihat bagaimana proyeksi suku bunga AS ke depan dan menentukan nasib arah pergerakan pasangan mata uang yang berlawanan dengan Dolar AS.

Mata uang Euro mulai mengalami gejolak pelemahan setelah terdengar kabar adanya usaha stimulus moneter tambahan yang dilakukan oleh bank sentral dalam waktu ini. Langkah tersebut mungkin akan diambil dengan jalan seperti penurunan suku bunga dan memulai kembali QE. Selain dari dalam negeri,  Euro juga tertekan dari pihak luar.

Sebelumnya bank sentral memberikan pesan yang cukup dovish, bahkan diperburuk dengan adanya penunjukan mantan IMF yaitu C. Lagarde sebagai pengganti M. Draghi.  Dengan tidak adanya perkembangan ekonomi yang cukup siginfikan akan tetap membuat bank sentral bersikap sama saja.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi yang optimis memberi mata uang...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas untuk regulasi cryptocurrency.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai Level ATH Baru

Kapitalisasi pasar total semua cryptocurrency naik ke level tertinggi baru sepanjang masa pada hari Rabu, mengakhiri pemulihan dramatis selama berbulan-bulan yang menegaskan...

Animoca Brands Gandakan Valuasi dari Putaran Pendanaan Baru

Game NFT dan pengembang properti virtual Animoca Brands telah menggandakan valuasinya menjadi $2,2 miliar setelah menutup putaran pendanaan baru yang menghasilkan $65...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -