Friday, July 1, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Mata Uang Euro Melemah Kembali, EURUSD Menunggu Data IFO Jerman

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Pasangan mata uang EURUSD terpantau terus mengalami penurunan lebih dalam lagi saat perdagangan mendekati pembukaan sesi Eropa hari Senin (25/11). Mata uang Euro melemah dan bisa saja akan anjlok lebih dalam lagi di bawah level harga 1,10. Penurunan mungkin akan menunggu konfirmasi rilis data mengenai IFO Jerman .

Sejak perdagangan hari Jumat kemarin, mata uang Euro melemah dan membuat EURUSD jatuh dari level harga 1,1058 menuju ke level harga 1,1014. Pasangan telah memberikan konfirmasi level puncak yang lebih rendah setelah data mengenai IMP Jerman yang disampaikan dengan hasil beragam dan IMP Eropa yang merosot. 

Sementara itu pidato Gubernur ECB Lagarder mengatakan bahwa ekonomi global yang penuh ketidakpastian dan terus menegaskan adanya dorongan pada fiskal seperti apa yang telah diharapkan. Pidato tersebut adalah kali pertama sejak dirinya menggantikan Mario Draghi sebagai Gubernur ECB.

Dengan adanya titik puncak yang lebih rendah, maka akan memberikan peluang penurunan lebih dalam di level harga 1,10. Penembusan level-level support utama karena Euro melemah sangat memungkinkan mengingat bahwa kabar pembaruan mengenai perdagangan antara AS dan China terus mengecewakan pasar. Perang dagang yang terjadi antara kedua negara tersebut telah memberikan dampak yang sangat buruk bagi Eropa khususnya bagi perekonomian Jerman.

Perdagangan pasangan mata uang EURUSD selanjutnya akan menunggu data mengenai IFO dari Jerman. Pasalnya Euro akan sangat ditentukan oleh Jerman karena negara tersebut merupakan negara ekonomi terbesar di kawasan Eropa. Saat ini Jerman juga sedang menghadapi ancaman resesi yang sudah sangat dekat.

Permintaan global terhadap produk manufaktur asal Jerman mengalami penurunan tajam karena perang dagang yang berkepanjangan antara AS dan China. Padahal ekonomi Jerman sangat mengandalkan ekspor manufaktur.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -