>
Home / berita / Berita Harian Forex / Mata Uang Euro Mungkin Lemah Kembali Akibat Data Domestik, Fokus Tertuju Ke ECB

Mata Uang Euro Mungkin Lemah Kembali Akibat Data Domestik, Fokus Tertuju Ke ECB

Hari Rabu (10/4) mata uang Euro terlihat sedang stagnan di level harga paling tinggi skala mingguan di sekitar 1.1260 mendekati beberapa berita beresiko hari ini. Sebelumnya pasangan EURUSD mengalami penguatan pada hari Selasa (9/4) di kawasan 1,1280 dan langsung kehilangan momentum. Pasangan ini turun menuju ke level saat ini yang stagnan karena menunggu beberapa berita beresiko yang akan rilis.

Sentimen resiko sebagai motor penggerak utama pergerakan harga juga tengah diuji oleh berbagai masalah. Sikap risk-off sentimen pasar dilakukan menyusul keluarnya nada ancaman dari Presiden Donald Trump mengenai pemberlakukan biaya untuk produk dari Uni Eropa termasuk produk otomotif. Hal ini memicu perdagangan aset-aset beresiko seperti Euro mulai ditinggalkan. Di tengah konflik dagang yang baru memanas ini, disambut juga oleh keputusan IMF untuk mengubah prospek ekonomi dunia yang turun menuju ke 3,3 persen dari sebelumnya pada 3,5 persen.

Untuk hari ini penentuan pergerakan mata uang Euro akan ditentukan oleh pertemuan bank sentral Eropa. Harapan para pelaku pasar dan investor, pada pertemuan tersebut bank sentral Eropa akan menyampaikan pesan dengan nada yang dovish. Selain itu perhatian pasar juga lebih tertuju pada rincian penjelasan mengenai TLTRO bank sentral Eropa.

Secara luas, pergerakan mata uang Euro masih berpotensi melemah karena data-data fundamental kawasan Eropa yang terus mengecewakan pasar. Pergerakan Greenback di bulan Maret-April yang menguat juga turut menjadi alasan utama pelemahan tersebut. Dengan ini maka akan menyebabkan sikap sabar bank sentral Eropa dan perlambatan akan terjadi lebih lama lagi dari prediksi awal. Tekanan dari dunia politik akan datang dari pemilihan anggota Parlemen Uni Eropa yang segera dilangsungkan. Pilihan paling terkenal sedang menyebar diantara para pemilih nantinya.

About Wida Yodik

Check Also

Poundsterling Inggris

Poundsterling Inggris Menunggu Kunjungan PM Boris dan Pembaruan Sentimen Risiko

Masalah ketidakpastian Brexit sampai hari ini terus menjadi beban bagi Poundsterling Inggris untuk melonjak. Saat …