Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Melupakan Ketenagakerjaan Aussie, AUDUSD Turun Akibat Kekhawatiran Konflik AS-China

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Dolar Australia melemah lagi saat melawan Dolar AS di sesi pertengahan Asia hari Kamis (15/4). Saat ini pasangan AUDUSD ini masih bergerak di sekitar nilai tukar terendah harian pada 0,7718. Dengan aksi bearish ini juga membuat pasangan mengkonsolidasikan penguatan AUD sebelumnya. Sehingga data mengenai ketenagakerjaan beberapa waktu lalu begitu saja dilupakan oleh pasar keuangan.

Padahal data mengenai ketenagakerjaan Aussie tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang positif. Sektor ketenagakerjaan bangkit lebih tinggi dari harapan bersama dengan program vaksinasi yang masif dari PM Morison.

Kekhawatiran Membebani AUD

Sayangnya optimisme signal forex hari ini gagal membantu AUDUSD untuk naik lebih tinggi. Karena Dolar Australia melemah terbebani pembaruan konflik AS-China baru-baru ini. Akibat berita itu pasangan telah menghentikan momentum kenaikan dua hari tanpa jeda dan menjauh dari puncak akhir Maret.

Berdasarkan laporan terbaru, wakil China mengatakan agar AS tidak lagi masuk ke permasalahan internal lebih dalam. Sementara itu Presiden Taiwan menyampaikan sinyal kunjungan wakil AS. dia juga mengatakan militer China menyebabkan ketidakstabilan dan mengancam perdamaian wilayah. Sebelumnya Beijing juga telah memperingatkan AS karena hubungannya yang terus dekat dengan Taiwan.

Beban tambahan yang mengirimkan Dolar Australia melemah juga hadir dari vaksin virus Corona. Kemarin diklaim terjadi masalah penggumpalan darah di AS dan membuat FDA bersama CDC menghentikan dulu penggunaan vaksin produk J&J.

Untuk analisa hari ini, aksi penurunan AUDUSD bisa diperpanjang lagi karena indeks Dolar AS juga naik dari terendah tiga pekan. Arah berikutnya, para pelaku pasar dan investor akan menantikan laporan data ekonomi AS mengenai penjualan eceran. Data Australia sepertinya tidak ada dan membuat pasar akan memperhatikan bagaimana dinamika sentimen risiko beberapa waktu ke depan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -