>
Home / berita / Berita Harian Forex / Menjelang Rilis GDP Kanada, Perdagangan Dolar Kanada Menguat

Menjelang Rilis GDP Kanada, Perdagangan Dolar Kanada Menguat

Mata uang Dolar Kanada menguat pada perdagangan hari ini ketika disesi kawasan Eropa. Penguatan terlihat pada pasangan USDCAD yang turun menuju ke level harga paling rendah pada 16 November lalu. Pasangan mata uang tersebut diperdagangkan di level 1.3150 menjelang rilis data ekonomi GDP Kanada. Faktor lain yang mempengaruhinya adalah harga minyak mentah yang terus menanjak dan juga naiknya minat pasar terhadap aset beresiko.

Kondisi perdagangan Dolar Kanada sangat membaik pada bulan Januari lalu. Dolar Kanada menguat dan mampu mengalahkan beberapa mata uang utama lainnya. Pada Januari lalu memang juga terjadi lonjakan bertahap harga minyak mentah yang merupakan ekspor utama Kanada. Hari ini harga minyak mentah Brent terlihat berada di harga $ 61-62 per barel, sedangkan pada WTI di harga $ 53-54 per barel. Penguatan semakin tajam ketika laporan Fed mengindikasikan dovish yang membuat Dolar AS lemah.

Pada pertemuan pembahasan kebijakan bank sentral, Fed mengumumkan kesimpulan pertemuan dengan isi tidak menaikkan suku bunga AS. Selain itu Fed juga mengungkapkan rencana mengenai kenaikan suku bunga bertahap dihapus. Fed juga mempertahankan beberapa kebijakan karena kondisi perekonomian AS dan dunia yang sangat tidak mendukung. Sikap hati-hati Fed ini direspon oleh mata uang beresiko lainnya dengan positif. Tapi walaupun demikian beberapa pihak masih waspada jika ada pembalikan arah harga. 

Dalam beberapa waktu terakhir, Kanada memang sudah memperlihatkan beberapa indikasi ekonomi mereka yang memburuk. Rilis GDP Kanada malam ini akan menjadi fokus utama pasar dalam melihat masa depan Dolar Kanada. Ekspektasi pasar GDP Kanada akan dilaporkan dengan hasil turun sebesar 0,1 persen untuk bulan November. Jika hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi pasar maka Dolar Kanada menguat

About Wida Yodik

Check Also

Wakil Ketua The Fed: Bank Sentral Tidak Harus Menunda Pemotongan Suku Bunga

Wakil Ketua the Fed, Richard Clarida, mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tidak harus menunggu sampai …