Monday, July 4, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Di Puncak, Membantu USDCAD Bearish Lebih Dalam Bersama Pelemahan Dolar AS

Must Read

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak...

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan...

Di sesi Asia hari Kamis (14/1) pasangan mata uang USDCAD bearish menjadi lebih rendah meski tidak terlalu besar. Pasangan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2700 setelah terjadinya pemantulan kenaikan tapi gagal. Sementara itu pada hari Rabu kemarin menjelang penutupan pasar, pasangan mengalami penurunan yang sangat dalam sekali.

Untuk penurunan beberapa jam terakhir diprediksi disebabkan oleh aksi pelemahan terbaru dari Dolar AS. Mata uang ini tampak melemah melawan sebagian besar mata uang utama global lainnya. Indeks Dolar AS mengambil sinyal negatif dari imbal hasil obligasi Treasury AS beberapa waktu terakhir yang memerah.

Yield Treasury AS dalam tenor 10 tahun itu juga meneruskan aksi negatif yang sudah dibangun sejak hari Rabu kemarin. Imbal hasil terjun dari puncak paling tinggi dalam 10 bulan terakhir di 1,18% menuju ke level 1,08%. Inilah penyebab utama semalam Dolar AS melemah tajam dan membawa USDCAD bearish cukup besar.

Untuk sentimen risiko pasar saat ini masih diselimuti oleh harapan dana stimulus ekonomi AS yang lebih besar lagi. Diprediksi Presiden terpilih yaitu Joe Biden akan menyampaikan pengumuman terkait dana bantuan itu pada hari Kamis ini. Sehingga pasar akan sangat memperhatikan pengumuman tersebut untuk penggerak pasar berikutnya.

Bersama dengan pelemahan Dolar AS, komoditas yang berdenominasi Dolar AS yaitu minyak mentah juga berhasil naik dan bertahan di bawah 54,00. Posisi bullish yang bertahan itu juga turut membantu USDCAD bearish menjadi lebih dalam lagi.

Pergerakan selanjutnya pasar akan menunggu bagaimana rilis data klaim tunjangan bagi pengangguran AS dalam sepekan. Pidato dari Fed Powell juga akan diperhatikan. Pembaruan arah risiko mungkin juga bisa menggerakkan pasangan untuk beberapa waktu ke depan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak di negara tersebut.

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan untuk laporan gaji Juni minggu...

Tether Terus Kurangi Kertas Komersial dalam Pengurangan Tajam Sejak Maret

Tether mengurangi kepemilikan kertas komersialnya sesuai dengan rencana, perusahaan stablecoin melaporkan Jumat. Ini telah mencapai jumlah target $8,4 miliar...

Emas Melonjak Karena Indikator Inflasi Fed Menunjukkan Tanda Mereda

Emas naik dan menghapus semua kerugian di pagi hari setelah indeks harga PCE inti tahunan AS berada di 4,7% di bulan Mei...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -