Tuesday, September 21, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Lepas Dari Konsolidasi Setelah Yield Treasury AS Stabil dan Membuat Dolar AS Turun

Must Read

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang...

Minyak mentah yang berada di berjangka WTI mampu menghentikan aksi konsolidasinya yang terjadi sepanjang sesi Asia. Saat sesi awal Eropa, minyak mentah menguat menuju ke puncak paling tinggi dlam 11 bulan terakhir di sekitar level harga 52,77. Bahkan sepertinya nada penguatan harga minyak mentah masih bisa terjadi lebih panjang. Pasar menargetkan kenaikan ini sampai menuju ke level harga 53,00.

Salah satu katalis utama yang diprediksi mendorong harga energi menjadi lebih tinggi adalah posisi terbaru Dolar AS. Pada imbal hasil obligasi Treasury AS yang biasanya menentukan arah USD, beberapa waktu terakhir stabil menghentikan lonjakan sebelumnya. Pada akhirnya kondisi ini membuat Dolar AS mengalami pelemahan di pasar keuangan global. Nilai tukar yang lebih rendah membuat para pembeli energi berbondong-bondong.

Katalis pendukung lainnya yang membawa minyak mentah menguat adalah mengenai jumlah produksi energi. Pada pekan lalu, pemimpin organisasi yaitu Arab Saudi memutuskan untuk memangkas produksi secara suka rela. Pasca keputusan itu para pelaku pasar dan investor di sekitar minyak mentah berharap pasokan global akan mengalami defisit di 2021 ini. Mengingat permintaan masih belum bangkit kembali karena penerapan lockdown beberapa negara utama.

Kemudian faktor jangka menengah yang membawa harga minyak mentah menguat adalah ekspektasi pasar terhadap dana stimulus ekonomi AS yang lebih besar lagi. Bahkan berita itu juga yang telah mendongkrak pergerakan yield Treasury AS menjadi lebih tinggi beberapa waktu terakhir. Hal itu juga menjadi angin yang positif bagi energi karena merupakan aset dengan imbal tinggi.

Pergerakan harga minyak mentah selanjutnya mungkin akan mengawasi laporan data mengenai pasokan energi dari AS. Pasokan swasta dari API akan disampaikan dan bisa memberikan pergerakan pada harga energi jangka pendek.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain Ethereum. Fraction,...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang China Evergrande menambah ketegangan ekstra...

AMC Tambahkan Ether dan Litecoin ke Rencana Adopsi Kripto

AMC Entertainment tidak hanya akan menerima pembayaran Bitcoin (BTC) untuk tiket film pada akhir tahun 2022 tetapi juga akan memasukkan mata uang...

Patung Satoshi Nakamoto Hadir di Budapest

Penggambaran perunggu dari pencipta Bitcoin legendaris Satoshi Nakamoto sekarang dipajang untuk pengunjung Graphisoft Park di Budapest. Dalam upacara pembukaan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -