Friday, August 14, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Minyak Mentah Melonjak Setelah Kabar Terbaru Perdagangan Positif

Must Read

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga...

Perdagangan minyak mentah hari ini di berjangka NYMEX telah mengalami kenaikan yang cukup baik beberapa waktu terakhir. Dengan kenaikan tersebut, maka harga minyak telah mampu menembus masa konsolidasi yang terjadi sepanjang sesi Asia di hari Rabu (4/12). Selanjutnya minyak mentah di NYMEX mungkin akan berusaha kembali menuju ke level harga 57 disaat suasana pasar mulai membaik.

Gelombang selera pasar beberapa waktu terakhir berubah menjadi lebih kuat setelah adanya laporan terbaru dari Bloomberg. Dari berita tersebut dilaporkan bahwa pihak AS dan China saat ini telah dekat dengan kesepakatan dagang. Kabar itu didapat dari orang yang dekat dengan masalah pembicaraan perdagangan. Walaupun kedua negara sedang panas dalam masalah politik terkait UU Hong Kong dan RUU Xinjiang.

Hidupnya selera risiko pasar membuat perdagangan minyak mentah hari ini menjadi lebih tinggi. Imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS dan Wall Street turut mengalami kenaikan yang moderat. Kenaikan minyak mentah bukan hanya terjadi di NYMEX, tapi minyak berjangka di WTI AS juga mengalami kenaikan 1,20 persen menuju ke level harga 56,80.

Minyak mentah hari ini juga mendapat keuntungan dari laporan pasokan minyak mentah oleh API saat Selasa malam. Data tersebut menampilkan bahwa pasokan AS mengalami penurunan sebesar 3,7 juta barel. Penurunan tersebut lebih besar dari harapan awal yaitu hanya di 1,7 juta barel. Hal tersebut yang membuat permintaan beli minyak mentah melonjak cukup tinggi bergabung dengan nada positif seputar perdagangan.

Perdagangan selanjutnya pasar akan tetap fokus ke kabar terbaru mengenai perdagangan mengingat telah ada kabar terbaru. Selain itu beberapa data dari AS seperti ADP Ketenagakerjaan juga akan menghiasi perdagangan di hari Rabu.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana dari operasi minyak dan gas,...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga membawa pasangan GBPUSD untuk turun...

Emas Mempertahankan Kenaikan Mengambil Manfaat Penurunan Dolar AS

Sepanjang sesi perdagangan Asia hari Kamis ini (13/8) emas bullish lebih tinggi bangkit dari penurunan yang dicetak sebelumnya. Sayangnya setelah pulih, para...

AUDJPY Naik Setelah Data Pekerjaan Aussie Membaik Meski Arah Risiko Kurang Jelas

Permintaan mata uang Dolar Australia naik saat sesi Asia melawan Yen Jepang. Lonjakan permintaan ini berhasil membawa pasangan AUDJPY untuk terbang menuju...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -