Saturday, October 23, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Nada Risiko Gagal Dimanfaatkan Poundsterling, GBPJPY Tetap Turun Karena Korban Di Inggris Meningkat

Must Read

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas...

Pergerakan pada pasangan mata uang GBPJPY bearish saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat ini (27/3). Permintaan Poundsterling gagal untuk memanfaatkan sentimen perdagangan yang positif beberapa waktu terakhir. Saat ini pasangan bergerak turun di sekitar level harga 132,80 karena kekhawatiran terhadap kondisi Inggris. Pasalnya saat ini jumlah korban positif virus Corona di Inggris terus mengalami peningkatan tajam.

Dilansir dari laporan BBC, jumlah kematian warga Inggris akibat wabah virus Corona mencapai angka 578 atau bertambah 103 jiwa. Sementara itu pejabat kesehatan Inggris mengatakan telah ada konfirmasi kasus sebanyak 11.658.

Kondisi yang terus memburuk akan cukup mengancam masa depan ekonomi Inggris. Hal ini yang menyebabkan permintaan Pound lemah dan membawa GBPJPY bearish saat ini. Industri mobil Inggris yaitu SMMT memprediksi bahwa wabah virus ini akan menyebabkan produksi mobil akan merosot sampai 15%.

Sementara itu dari Jepang, data mengenai inflasi konsumen Tokyo dilaporkan cukup dekat dengan data sebelumnya. Sementara itu BoJ mengajukan penawaran untuk membeli obligasi pemerintah yang memiliki nilai sampai 800 Miliar JPY. Selain itu Menteri Ekonomi yaitu Nishimura lebih memilih tidak menetapkan Tokyo dalam kondisi darurat wabah virus Corona.

Sebenarnya saat ini nada risiko cukup positif terlihat dengan posisi imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun yang naik menuju ke 0,83%. Pergerakan saham Jepang juga positif dengan kenaikan sampai 2,0 persen sepanjang sesi Asia. Sayangnya Pound tidak mampu memanfaatkan peluang dan menyebabkan GBPJPY bearish.

Para pelaku pasar dan investor selanjutnya mungkin akan terus fokus ke berita tentang virus Corona. Kemarin data penjualan eceran Inggris mengalami penurunan tajam akibat virus Corona. Sementara itu BoE memberikan pernyataan sesuai dengan prediksi awal.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi yang optimis memberi mata uang...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas untuk regulasi cryptocurrency.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai Level ATH Baru

Kapitalisasi pasar total semua cryptocurrency naik ke level tertinggi baru sepanjang masa pada hari Rabu, mengakhiri pemulihan dramatis selama berbulan-bulan yang menegaskan...

Animoca Brands Gandakan Valuasi dari Putaran Pendanaan Baru

Game NFT dan pengembang properti virtual Animoca Brands telah menggandakan valuasinya menjadi $2,2 miliar setelah menutup putaran pendanaan baru yang menghasilkan $65...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -