>
Home / berita / Berita Harian Forex / Naik Tiga Hari Berturut-turut, Dollar Australia Melemah Kembali

Naik Tiga Hari Berturut-turut, Dollar Australia Melemah Kembali

Perdagangan pada hari Selasa (8/1) di warnai dengan kondisi Dollar Australia melemah terhadap pasangannya dengan Dollar AS. Pelemahan ini terjadi pada saat pertengahan sesi perdagagan kawasan Eropa dengan kisaran 0,2 persen menuju ke level harga 0,7134. Sebelumnya mata uang AUDUSD ini mampu melakukan perjalanan kenaikan yang cukup baik selama tiga hari dan diakhiri dengan penurunan pada hari ini.

Kenaikan sebelumnya terjadi karena Dollar AS tengah melemah akibat adanya perkiraan kenaikan suku bunga AS oleh Fed. Sehingga sentimen resiko memuncak dan lebih memilih meninggalkan Dollar AS untuk sementara. Momen AUD yang menguat kemarin juga terpantau dengan pasangannya Dollar New Zealand yang tertahan pada kisaran level harga 1,058. Saat ini posisi Dollar AS melemah sangat dipengaruhi adanya pembaruan negosiasi dagang antara AS-China.

Hari ini memang Dollar Australia melemah, terlihat dari neraca perdagangan yang dirilis dan menunjukkan hasil berupa penurunan keuntungan dagang menjadi 1,930 miliar untuk bulan November dari bulan sebelumnya yaitu 2,316 miliar. Momen penurunan keuntungan ini merupakan penurunan beruntun yang di alami Australia dan melebihi prediksi pasar yaitu penurunan hanya mencapai 2,230 Miliar. Lagi-lagi diduga akibat adanya dampak dari perang dagang AS-China yang sangat mempengaruhi kondisi ekonomi di Australia.

Untuk nantinya para investor dan pelaku pasar terus memantau mengenai perkembangan negosiasi perdagangan antara AS-China. Selain itu beberapa rilis berita untuk beberapa hari kedepan juga akan membuat pergerarakan Dollar Australia melemah atau bahkan menguat kembali.

Sementara itu kondisi Dollar AS juga masih tertekan dengan adanya perkiraan kenaikan suku bunga kembali oleh Fed untuk tahu  2019. Goverment Shutdown AS juga masih sangat membebani Greenback. Momen yang ditunggu-tunggu untuk waktu dekat adalah pidato Trump mengenai polemik dirinya dengan Parlemen yang bersilang pendapat mengenai anggaran.

About Wida Yodik

Check Also

Yen Jepang

Dolar AS Menguasai USDJPY Walaupun Yen Jepang Didukung Risk-Off Pasar

Perdagangan pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang di hari Senin (22/7) terlihat mulai …