Wednesday, December 2, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

NZDUSD Bearish Setelah Data Belanja Konsumen Tetap Dalam Kontraksi dan Risk Off Pasar

Must Read

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish....

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah...

Pasangan mata uang NZDUSD bearish saat sesi Asia masih berlangsung di hari Jumat (20/11). Faktor utama yang memaksa mata uang Dolar New Zealand melemah adalah rilis data mengenai belanja konsumen yang mengecewakan.

Sementara itu tingkat pengeluaran Kartu Kredit turun -6,3% pada laporan bulan November. Data itu lebih baik dari laporan bulan sebelumnya yang berada di -9,9% adn lebih baik dari prediksi awal yang suram di -14,5%. Namun meski begitu, data masih dalam kondisi tertekan selama delapan bulan terakhir tanpa ada jeda.

Melihat hal itu, para pembeli Dolar New Zealand memilih untuk menjual dan membawa NZDUSD bearish saat sesi Asia. Pasangan terjun dari 0,6920 menuju ke 0,6911 pasca data yang masih dalam posisi tertekan itu. Padahal sebelumnya mata uang Dolar New Zealand sempat mencatatkan penguatan yang sangat mengesankan naik sampai 20 pips menuju ke atas 0,6920.

Sayangnya semua itu harus dihapuskan ketika sentimen risiko juga tidak mendukung untuk kenaikan yang lebih tinggi. Penggerak sentimen risiko baru-baru ini datang dari AS yang membuat saham berjangka AS mengalami penurunan tajam.

Menteri Keuangan AS S. Mnuchin eminta bagi para bisnis yang mengalami masalah selama pandemi untuk mengembalikan dana bantuan yang tidak digunakan. Bahkan berita yang cukup mengecewakan ini juga mampu menghapus optimisme yang datang dari pembicaraan fiskal di Senat AS. Langkah yang diambil Mnuchin secara otomatis memaksa The Fed bekerja lebih keras lagi.

NZDUSD bearish bisa lebih dalam jika sentimen risiko terus memburuk. Mengingat pandemi virus Corona masih belum memberikan tanda-tanda perkembangan yang positif. Sehingga arah sentimen risiko selanjutnya akan sangat diperhatikan sekali di tengah sepinya katalis data yang bisa menjadi faktor penggerak.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish. Mata uang Euro sepenuhnya memanfaatkan...

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar...

NZDUSD Menguat Setelah Data China Mengesankan dan Pelemahan Dolar AS Secara Luas

Pasangan mata uang NZDUSD menguat menuju ke nilai tukar lebih tinggi di 0,7120 di sesi Asia hari Selasa (1/12). Dolar New Zealand...

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -