Wednesday, April 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

NZDUSD Bergerak Merespon Pernyataan RBNZ dan The Fed Dovish

Must Read

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak...

Pada sebuah pernyataan yang disampaikan hari sebelumnya, Gubernur dari bank sentral New Zealand yaitu Adrian Orr menyampaikan pesan bernada dovish. Dia tetap merasakan kekhawatiran pada perekonomian negaranya dan juga mata uang Kiwi akibat pandemi ini. Sementara itu salah satu ahli analisa dari bank ANZ mengatakan bahwa permintaan di negara itu tampak lebih kuat dari apa yang diharapkan banyak orang dan membuat Dolar New Zealand menguat.

RBNZ sendiri sepertinya juga akan menyambut hal tersebut dengan positif. Walaupun bank sentral akan tetap berhati-hati dalam mengambil langkah kebijakan berikutnya. Apalagi tantangan dalam jangka menengah pada prospek perekonomian tetap bertahan. Untuk bisa mengambil langkah, bank sentral memerlukan beberapa data ekonomi utama. Sehingga bisa dipastikan apakah target sudah tercapai atau belum.

Dikatakan bahwa RBNZ mempunyai MPS selama beberapa pekan. Ahli analisa mengatakan RBNZ ingin mengakui kabar baik dengan kondisi yang ada. Namun tidak menjadi sebuah pertanda akan ada pengetatan kebijakan. Tentu ini akan mengancam Dolar New Zealand menguat meskipun ada beberapa gambaran ekonomi yang positif.

Dari tempat lain, ada berita yang memberikan konfirmasi bahwa bank sentral AS akan terus bersabar. Mereka akan memberikan kebijakan agar bisa membantu tingkat inflasi menjadi lebih tinggi. Kemudian setelah itu baru bisa menggerakkan kebijakan moneter. Ini tentu juga bisa menjadi penggerak bagi NZDUSD.

Ada peluang Dolar New Zealand menguat ketika Fed Powell semalam juga memberikan komentar dengan nada yang dovish. Dia mengatakan bahwa ekonomi AS sebenarnya masih sangat jauh sekali dari pasar tenaga kerja yang cukup kuat. Sehingga pemulihan ekonomi akan tetap lambat. Tingkat pengangguran yang asli adalah 10%, bukan 6,3% dan ini membuat Dolar AS berpeluang melemah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS turut membawa mata uang EURUSD...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New...

Optimisme Inggris Gagal Membantu Pound, GBPUSD Tetap Turun Sepanjang Sesi Asia

Mata uang Poundsterling Inggris melemah sepanjang sesi Asia hari Selasa (13/4) ketika berhadapan melawan Dolar AS. Nilai Pound gagal lebih unggul dibandingkan...

Berita Pekan Ini, RBNZ dan Inflasi AS Akan Jadi Fokus Bersama Pidato Fed Powell dan PDB China

Pekan ini sepertinya menjadi saat-saat yang sibuk untuk kawasan Asia. Sementara itu beberapa wilayah lain ada beberapa data ekonomi yang bisa menjadi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -