Friday, December 9, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

NZDUSD Naik Dari Terendah Sepekan Setelah Kebijakan PBoC

Must Read

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk...

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak...

Saat sesi Asia berlangsung di hari Senin ini (22/6), pasangan mata uang NZDUSD naik menuju ke 0,6415. Meskipun sebelumnya pasangan sempat sampai ke puncak paling tinggi dalam pergerakan harian di 0,6423. Dengan beberapa penurunan yang terjadi, maka saat ini pasangan mengalami kenaikan 0,14%. Secara luas permintaan mata uang Dolar New Zealand tetap dalam bias bullish bangkit dari level paling rendah dalam sepekan.

Dukungan utama yang membawa NZDUSD naik adalah keputusan suku bunga dari bank sentral China beberapa saat yang lalu. PBoC memutuskan untuk tidak melakukan perubahan pada suku bunga pinjaman tenor 1 tahun di 3,85%. 

Sementara itu dalam beberapa pekan ini, PBoC sempat membuat pasar kaget. Karena memangkas suku bunga cadangan dalam 14 harian. Berita itu yang membuat kenaikan permintaan Dolar New Zealand menjadi terpangkas.

Untuk kenaikan pasangan NZDUSD yang bangkit dari level paling rendah dalam sepekan terjadi setelah meluasnya keputusan dari Presiden Trump. Diberitakan bahwa Trump menahan diri dan tidak memberikan sanksi kepada pejabat China pada masalah HAM Xinjiang. Keputusan itu adalah usaha agar kesepakatan dagang tetap utuh dan tidak mengalami gangguan.

Beban risiko saat ini masih datang dari ancaman serangan virus Corona kedua yang terlihat di beberapa negara. Masalah geopolitik yang terjadi di kawasan Asia juga turut membatasi NZDUSD naik lebih tinggi lagi.

Karena tarik ulur risiko global, tolak ukur risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun masih bertahan di 0,70%. Meskipun saham Asia dan berjangka AS mengalami kenaikan karena nada positif. Selanjutnya pergerakan NZDUSD mungkin akan sangat ditentukan oleh arah sentimen risiko global. Karena kurangnya data utama untuk sesi Asia dan Eropa hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk memasukkan penyedia layanan aset virtual.

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak konsumen. Menurut...

Pengembang Ethereum Targetkan Maret 2023 untuk Hard Fork Shanghai

Menurut sebuah diskusi di Pertemuan Pengembang Inti Ethereum ke-151 pada 8 Desember, pemrogram inti telah menetapkan tenggat waktu tentatif Maret 2023 untuk...

Dolar Tergelincir Jelang Kian Dekatnya Rapat Bank Sentral

Dolar melemah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas perlambatan di Amerika Serikat meningkat, dengan para pedagang waspada menjelang serangkaian pertemuan bank sentral...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -