Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

NZDUSD Turun Setelah RBNZ Dovish dengan Meningkatkan QE Sampai NZD 100 Miliar

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Permintaan mata uang Dolar New Zealand melemah cukup signifikan ketika dihadapkan melawan Dolar AS. Kiwi melemah setelah beberapa saat yang lalu bank sentral New Zealand melangsungkan pertemuan kebijakan moneter. Saat ini pasangan NZDUSD bergerak di sekitar nilai tukar 0,6524 mengunjungi kembali titik paling rendah dalam pergerakan harian dan mewakili penurunan 0,55%.

Pertemuan kebijakan RBNZ dicapai dengan hasil sesuai dengan yang diprediksi para pelaku pasar dan investor dengan nada yang dovish. RBNZ mempertahankan suku bunga namun meningkatkan program QE mencapai 100 Miliar NZD.

Sementara itu Menteri Keuangan New Zealand mengatakan bahwa sedang dalam pertimbangan untuk subsidi upah Auckland jika memang lockdown akan diperpanjang. Kemudian PM Arden sedang berbeda pendapat mengenai usulan pembubaran parlemen mendekati pemilihan umum. Tentunya gonjang ganjing politik ini akan menyebabkan Dolar New Zealand melemah.

Kiwi juga tampak masih mengabaikan dengan apa yang disampaikan oleh Presiden Trump mengenai harapan vaksin virus Corona. Sayangnya itu semua tidak begitu direspon oleh sebagian besar aset berisiko global. Karena para investor masih terbebani oleh RUU stimulus ekonomi AS yang penuh ketidakpastian.

Meski Dolar New Zealand melemah saat ini, beberapa aset berisiko justru menampilkan kinerja yang positif. Seperti pada kontrak berjangka S&P 500 mengalami kenaikan 0,15% disusul oleh saham Nikkei 225 yang naik 0,30%. Namun saham rekan utama New Zealand yaitu ASX 200 mengalami penurunan.

Setelah memperhatikan langkah kebijakan moneter terbaru dari RBNZ, para pelaku pasar dan investor selanjutnya akan fokus pada pernyataan kebijakan dari Gubernur RBNZ. Pernyataan itu bagaimanapun akan sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor. Karena akan memberikan gambaran bagaimana kondisi ekonomi New Zealand dan bagaimana proyeksi RBNZ pada masa depan ekonomi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -