Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Optimisme Voting Brexit Poundsterling Menguat Terhadap Lawannya

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Hari ini ketika perdagangan mata uang memasuki sesi kawasan New York, terlihat Poundsterling menguat. Penguatan mata uang Inggris ini terjadi sebesar 0,16 persen menuju ke level harga perdagangan 1.3180 terharap Dolar AS. Momen kenaikan untuk hari ini sekaligus menjadikannya semakin kuat berada di level harga paling tinggi sejak bulan November 2018 lalu.

Sementara itu pantauan lain Poundsterling menguat juga terhadap Yen Jepang dan juga Euro. Pasangan GBPJPY menguat sebesar 0,41 persen menuju ke level harga 144.40, sedangkan EURGBP berada di level harga 0.8661 atau naik sekitar 0,24 persen. Hal ini terjadi karena adanya cukup banyak dukungan dari luar sehingga lebih optimis dalam menghadapi voting Brexit yang akan dilakukan pada hari ini.

Sebenarnya  penguatan sudah bisa dilihat dari perdagangan awal tahun 2019. Karena pasar sudah yakin bahwa parlemen dan pemerintah tentunya berusaha menghindari hasil No-Deal Brexit yang akan berdampak buruk bagi perekonomian di Inggris. Ada dua skenario yang memungkinkan dan bisa membawa Inggris menghindari No-Deal Brexit yaitu pertama menyetujui seluruh kesepakatan dari May dengan Uni Eropa dan kedua meminta permohonan perpanjangan deadline Brexit menjadi 29 Maret 2019.

Dari hal ini memunculkan sebuah mosi yang diajukan oleh anggota Parlemen Inggris dan akan dibahas juga pada voting hari ini. Mosi juga berisi mengenai penundaan deadline Brexit mencapai enam bulan jika Parlemen Inggris masih belum memberikan persetujuan pada kesepakatan Brexit. Walaupun jika diterima Parlemen, tapi Uni Eropa belum tentu menyepakati isi mosi mengenai penundaan deadline. Karena Uni Eropa hanya memberikan waktu selama tiga bulan saja. Banyak juga yang menilai jika mosi tersebut diterima, bisa membuat Poundsterling menguat lebih panjang lagi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -