Panas Perang Dagang AS-China, Pelemahan Dollar Australia Semakin Berlanjut
Home / berita / Berita Harian Forex / Panas Perang Dagang AS-China, Pelemahan Dollar Australia Semakin Berlanjut

Panas Perang Dagang AS-China, Pelemahan Dollar Australia Semakin Berlanjut

Pelemahan dollar Australia semakin terlihat jelas dalam pergerakan harian. Penyebab utama pelemahannya adalah ada sebuah berita yang diterima oleh perusahaan teknologi asal China yang cukup besar dan berdomisili di Kanada. Walaupun tidak secara langsung berkaitan dengan Dollar As dan Yuan, tapi Dollar Australia merupakan pasangan proxy bagi Yuan di dunia Internasional.

Kabar tersebut adalah sebuah fakta bahwa Pemerintah Kanada melakukan pencekalan kepada Meng Wanzhou pemiliki CFO Huawei. Pencekalan tersebut karena adanya dugaan pelanggaran terhadap sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat. Tapi sampai saat ini pihak CFO Huawei juga tidak begitu jelas dan mengerti dugaan apa yang dimaksudkan kepada perusahaan mereka.

Sehingga membuat para trader dan investor semakin khawatir dengan tersiarnya kabar ini. Karena diprediksikan akan berdampak terhadap negosisasi antara Amerika Serikat dengan China untuk memperbaiki hubungan pasca panasnya hubungan diantara keduanya.

Pelemahan Dollar Australia sedikit diperbaiki dengan berita fundamental yang diluncurkan tanggal 6 Desember tentang data penjualan ritel Australia menghasilkan data yang cukup baik, yaitu peningkatan sebesar 0.3 persen. Berita yang sudah dirilis ini ternyata sesuai dengan ekspektasi pasar yang sudah diprediksi sebelumnya. Data yang sudah dirilis tersebut juga lebih tinggi dari pertumbuhan rutin data dari penjualan ritel Australia setiap bulannya.

Walaupun rilis berita membuat dollar Australia menguat tapi hal tersebut tidak cukup berarti. Karena imbas dari panasnya perang dagang antara Amerika dan China masih berdampak pada mata uang seperti dollar Australia ini. Sehingga mengakibatkan pelemahan mata uang tersebut semakin berlanjut. Sebenarnya para trader sudah bisa mengantisipasi pelemahan dollar Australia semenjak rilis data GDP. Berita ini turut serta membuat kondisi dollar Australia memburuk terhadap beberapa mata uang lainnya.

About Wida Yodik

Check Also

Fed tidak menaikkan suku bunga

Trump Sarankan Agar Fed Tidak Menaikkan Suku Bunga Pada Pertemuan Pekan Depan

Presiden Amerika Serikat, Trump memberikan saran agar Fed tidak menaikkan suku bunga. Trump juga mengatakan …