Monday, January 18, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pasar Ekuitas Global Menurun, Dolar AS Melemah Terhadap Yen Jepang Karena Permintaan Safe Haven

Must Read

Dolar Bergerak Naik, Peristiwa Risiko Dongkrak Permintaan Safe Haven

Dolar naik lebih tinggi pada hari Senin, berpegang teguh pada kenaikan kecil karena para pedagang beralih ke...

Minyak Stabil Karena Data China Mengimbangi Ketakutan akan Corona

Harga minyak bertahan stabil pada hari Senin karena rebound kuartalan yang lebih baik dari yang diharapkan untuk...

BSN China akan Menguji Sistem CBDC Global Tahun Ini

Proyek blockchain nasional Cina, Jaringan Layanan Blockchain (BSN), berencana untuk melakukan integrasi percontohan dengan mata uang digital...

Perdagangan pasangan Dolar AS terhadap Yen Jepang hari ini sedang berada pada momentum penurunan yang cukup kuat. Tekanan bias bearish terus menguat pada pasangan USDJPY saat perdagangan hari Selasa (30/4). Kondisi ini menyeret pasangan menuju ke kawasan paling rendah dalam 2 pekan terakhir di sekitar 111,35.

Semalam, Dolar AS sempat mendapatkan momentum penguatan untuk memulihkan penurunan USDJPY. Tapi usaha untuk mencapai kembali kawasan 112,00 harus gagal, terlebih ada sebuah faktor kombinasi yang negatif pada pasangan sehingga bias penurunan terus berlanjut. Bahkan penurunan terus terjadi di sesi dagang hari Selasa.

Memang saat ini kondisi Dolar AS sedang berada pada posisi yang defensif dan tidak mampu bergerak dengan volume tinggi. Penyebabnya adalah adanya ekspektasi bahwa Fed akan tetap pada sikap yang sangat berhati-hati ketika kondisi inflas Amerika Serikat sedang mengalami pemulihan. Selain itu Dolar AS terus didukung oleh kabar positif seperti laporan dari PCE selama bulan Maret yang dirilis pada sesi dagang sebelumnya. Kondisi USD yang sedang dalam momentum bearish sebenarnya diakibatkan oleh sentimen pasar yang mengalami pelemahan pada pasar ekuitas global. Dengan kondisi ini membuat permintaan safe haven melonjak dan menyeret pasangan USDJPY.

Tadi pagi rilis data mengenai IMP sektor Manufaktur China yang sangat mengecewakan pasar. Laporan tersebut mengalami penurunan menuju ke 50,2 selama bulan April. Hal ini sekaligus menjadi pertanda bahwa negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu sedang mengalami pelemahan.

Sementara itu untuk perdagangan selanjutnya akan lebih foku ke data AS mengenai penjualan rumah, indeks kepercayaan konsumen Conference Board dan juga IMP dari Chicago. Rabu mendatang akan ada pembaruan untuk kebijakan moneter bank sentral dan menyusul di hari Jumat Non-Farm Payrolls yang ditunggu pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Bergerak Naik, Peristiwa Risiko Dongkrak Permintaan Safe Haven

Dolar naik lebih tinggi pada hari Senin, berpegang teguh pada kenaikan kecil karena para pedagang beralih ke...

Minyak Stabil Karena Data China Mengimbangi Ketakutan akan Corona

Harga minyak bertahan stabil pada hari Senin karena rebound kuartalan yang lebih baik dari yang diharapkan untuk ekonomi China melawan kekhawatiran atas...

BSN China akan Menguji Sistem CBDC Global Tahun Ini

Proyek blockchain nasional Cina, Jaringan Layanan Blockchain (BSN), berencana untuk melakukan integrasi percontohan dengan mata uang digital bank sentral global.

Norilsk Nickel Bergabung dengan Jaringan Blockchain RSBN

"Penambangan" mungkin paling sering digunakan dalam industri crypto untuk merujuk pada proses di mana mata uang digital dihasilkan secara kolektif - tetapi...

Fund Bitcoin Publik Pertama Kanada Capai $ 1 Miliar

Manajer aset digital teregulasi Kanada 3iQ telah mencatat tonggak besar lainnya dari Fund Bitcoin (BTC) publiknya. Pada 14 Januari,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -