Friday, October 7, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pasca Kenaikan, Euro Turun Lagi Karena Dolar AS Mengambil Lonjakan Yield Treasury AS

Must Read

Dolar Menguat Saat Investor Bersiap untuk Data NFP AS

Dolar naik pada hari Kamis, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor bertaruh pada laporan non-farm payrolls...

Emas Mengincar Kenaikan Minggu Kedua Saat Dolar Mereda

Harga emas bergerak sedikit pada hari Jumat karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat...

Minyak Naik 1% Karena Pemotongan Target Produksi OPEC+

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Kamis, bertahan di level tertinggi tiga minggu setelah OPEC+ setuju...

Setelah sempat dalam bias bullish yang menggembirakan, saat mendekati pembukaan pasar Eropa Euro turun lagi melawan Dolar AS. Aksi terbaru itu telah mengirimkan pasangan EURUSD untuk mengoreksikan kenaikan menuju ke 1,19. Padahal sebelumnya pasangan sempat mengalami kenaikan yang cukup tinggi mencapai 1,1932. Sayangnya lonjakan yang terjadi pada yield Treasury AS dalam 10 tahun membantu pasangan untuk menghapus kenaikan.

Sementara itu mengenai aksi bullish sebelumnya, dihubungkan oleh pasar dengan laporan terbaru dana stimulus ekonomi AS. Pada akhirnya dana itu mendapatkan persetujuan dan lolos untuk berikutnya masuk ke DPR AS. Memang secara luas laporan pengesahan dana stimulus itu telah membantu Euro menguat. Namun setelah itu justru Euro turun cukup signifikan.

Karena imbal hasil obligasi Treasury AS dalam tenor 10 tahun turut mencatatkan kenaikan yang besar. Hal itu pada akhirnya memancing aksi pembelian lain pada mata uang Dolar AS dan membawa EURUSD menjadi bearish. Sekarang imbal hasil obligasi Treasury AS dalam kenaikan sampai mendekati titik paling tinggi sejak 1 tahun yang lalu pada 1,62%.

Bahkan pergerakan yang terbaru, Euro turun lebih dalam lagi setelah data ekonomi utama Jerman disampaikan dengan hasil yang mengecewakan. Ini sesuai dengan apa yang diprediksi para ahli analisa pasar keuangan global. Mereka menaruh harapan penurunan bisa semakin dalam karena imbal hasil terus meningkat bersama kemajuan berita stimulus ekonomi.

Pergerakan berikutnya, pasangan EURUSD mencoba mencari petunjuk pergerakan dari dinamika sentimen risiko global. Selain itu pasar juga menanti bagaimana pembaruan berita stimulus ekonomi AS yang akan masuk ke DPR AS. Aksi pergerakan yield Treasury AS juga akan ditunggu untuk menentukan kemana arah pergerakan Dolar AS beberapa waktu selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Menguat Saat Investor Bersiap untuk Data NFP AS

Dolar naik pada hari Kamis, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor bertaruh pada laporan non-farm payrolls...

Emas Mengincar Kenaikan Minggu Kedua Saat Dolar Mereda

Harga emas bergerak sedikit pada hari Jumat karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat lebih lanjut tentang ekonomi terbesar...

Minyak Naik 1% Karena Pemotongan Target Produksi OPEC+

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Kamis, bertahan di level tertinggi tiga minggu setelah OPEC+ setuju untuk memperketat pasokan global dengan...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 7 Oktober 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 7 Oktober 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -