Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pembicaraan AS-China Kembali Memanas, Pengindaran Resiko Bisa Menyeret Dolar New Zealand Lebih Dalam

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Pasangan Dolar New Zealand terhadap Dolar AS telihat terus mengalami penurunan pada masa awal perdagangan pekan ini. Kondisi pasangan ini disebabkan oleh pembicaraan perdagangan antara AS dengan China yang menandakan adanya kegagalan mencapai kesepakatan. Pekan lalu merupakan awal  dimana perdagangan kedua negara dengan ekonomi paling besar di dunia ini dimulai. Karena Trump mengancam menaikan biaya atas barang China menuju ke Amerika Serikat sebesar 25 persen dari sebelumnya hanya 10 persen.

Tapi saat akhir pekan lalu dilakukan pertemuan dari perwakilan kedua negara untuk melanjutkan pembicaraan mengenai kesepakatan perdagangan. Pada hari Sabtu Trump memberikan peringatan kepada China untuk membatalkan rencananya menaikkan tarif balasan. Jika hal ini tetap dilakukan China maka akan menyebabkan syarat-syarat kesepakatan semakin memburuk. Karena memang Trump akan terus berusaha menaikkan tarif-tarif barang yang masuk ke Amerika Serikat. Peringatan yang disampaikan Trump ini rilis sehari setelah dia memutuskan untuk menaikkan tarif atas barang China yang senilai $200 Miliar menjadi 25 persen. Hal ini sangat mempengaruhi perdagangan pasangan Dolar New Zealand terhadap Dolar AS pada pekan ini.

Sebagai respon atas keputusan kenaikan tarif dan peringatan Trump, China juga memberi peringatan pada hari Minggu bahwa jangan sekali-kali meremehkan pembalasan yang akan dilakukan China. Karena China akan terus bertahan untuk memperjuangkan apa yang mereka usahakan selama ini.

China sendiri saat ini juga telah merilis berita bahwa mereka mengajukan permintaan untuk melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat lebih lanjut dan akan mengajukan penghapusan kenaikan tarif atas barang China yang sudah diputuskan oleh Trump Jumat pekan lalu.Jika pasar tetap memilih menghindari resiko perdagangan, maka bisa terus menyeret Dolar New Zealand ke kawasan paling rendah terbaru terhadap USD.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -