Monday, June 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Penghindaran Resiko, Dolar Australia Lemah Pasangan AUDJPY Anjlok

Must Read

Pejabat BoE: Stablecoin Tidak Terlalu Radikal

Ada banyak keributan tentang stablecoin di antara para bankir sentral, regulator dan anggota parlemen dalam beberapa tahun...

One River Digital Melihat Lonjakan Permintaan untuk Bitcoin Karbon Netral

Investor institusional telah menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk solusi investasi Bitcoin (BTC) karbon netral oleh One...

BIS Bergabung dengan Bank Sentral Perancis dan Swiss dalam Proyek CBDC Lintas Batas

Bank of France dan Swiss National Bank bekerja sama dengan Pusat Inovasi Bank for International Settlements (BIS)...

Dolar Australia hari ini tengah diperdagangkan pada level harga 78,55 terhadap Yen Jepang hari Rabu (27/3) saat sesi awal kawasan Asia. Pasangan AUDJPY tampak kehilangan momentum kenaikan dalam dua hari sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya spekulasi pasar mengenai penurunan suku bunga Australia. Kondisi tersebut juga disokong oleh hasil laporan dari insutri China yang menurun. Untuk beberapa waktu ini para pelaku pasar dan investor bisa lebih fokus ke negosiasi dagang antara AS-China dan beberapa kabar pembaruan dari peristiwa-peristiwa yang membawa resiko.

Sebelumnya Dolar Australia sangat terbantu dengan suasana risk on pasar yang membuat AUDJPY pulih dan mendaki dari kawasan lembah tujuh pekan terakhir. Rabu pagi ada rilis data dari Nomura yang menyampaikan prediksinya mengenai produksi domestik bruto Australia. Dia memprediksi PBD Australia akan mengalami penurunan dan juga akan ada dua kali penurunan suku bunga oleh bank sentral Australia selama kurun waktu tahun ini. Prediksi yang sama sebenarnya juga disampaikan oleh Bloomberg melalui survei. Sehingga bisa dipastikan kemungkinan kebenaran kabar tersebut cukup besar.

Dengan kondisi Australia yang penuh pesimisme karena naiknya spekulasi, dilaporkan juga bahwa industri China mengalami penurunan laba sebesar 14 persen menuju ke hasil paling rendah sejak bulan Oktober 2011 lalu. Hal ini memperburuk perdagangan Dolar Australia dan menyenangkan para pedagang safe haven khususnya Yen Jepang.

Saat perdagangan masih dalam sesi kawasan Asia memang tampak pasar lebih memilih risk off dan membuat Yen Jepang menguat serta memperpanjang penurunan AUDJPY. Untuk perdagangan ke depan, para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus pada kesepakatan akhir antara AS dengan China dan beberapa rilis data penggerak sentimen resiko dari AS dan Inggris.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pejabat BoE: Stablecoin Tidak Terlalu Radikal

Ada banyak keributan tentang stablecoin di antara para bankir sentral, regulator dan anggota parlemen dalam beberapa tahun...

One River Digital Melihat Lonjakan Permintaan untuk Bitcoin Karbon Netral

Investor institusional telah menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk solusi investasi Bitcoin (BTC) karbon netral oleh One River Digital Asset Management.

BIS Bergabung dengan Bank Sentral Perancis dan Swiss dalam Proyek CBDC Lintas Batas

Bank of France dan Swiss National Bank bekerja sama dengan Pusat Inovasi Bank for International Settlements (BIS) untuk menguji sistem mata uang...

1inch merilis Protokol Pesanan Batas yang dapat Dikomposisi

1inch, pertukaran terdesentralisasi dan agregator likuiditas, belum lama ini telah mengumumkan peluncuran Protokol Pesanan Batas 1inch. Fitur baru ini menawarkan 5 audit...

Pra-Pendaftaran Game Guild of Guardians Mencapai 133 Ribu Karena Lonjakan Penjualan NFT

Komunitas di belakang Guild of Guardians, sebuah game role-playing (RPG) berbasis NFT, tampaknya antusias dengan judul yang akan datang setelah mereka merebut...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -