>
Home / berita / Berita Harian Forex / Penghindaran Resiko, Yen Jepang Unggul Terhadap Dolar AS Dan Aset Resiko Lain

Penghindaran Resiko, Yen Jepang Unggul Terhadap Dolar AS Dan Aset Resiko Lain

Pergerakan pasangan mata uang Dolar AS dengan Yen Jepang di hari Kamis ini (18/4) mampu menembus kawasan level harga 112. Dalam penurunan yang cukup tajam ini, pasangan USDJPY harus rela kehilangan sekitar 20 pip dengan waktu yang cukup cepat. Minat pasar pada aset safe haven tampaknya sedang dalam bullish cukup kuat. Penyebab utamanya datang dari keputusan untuk lebih menghindar adanya resiko pada pasar kawasan Eropa. Hal ini didasarkan pada rilis data mengenai IMP manufaktur oleh Jerman dan kawasan Eropa yang cukup mengecewakan.

Laporan data mengenai aktivitas dari kawasan swasta bagian inti Jerman membuat kekhawatiran pasar mengenai perlambatan ekonomi mulai memuncak kembali. Selain itu sentimen resiko juga surut akibat berita ini. Sehingga untuk menjaga asetnya, para pelaku pasar dan investor lebih memilih menaruh taruhan pada safe haven Yen Jepang.

Saat ini pasar juga sedang diliputi penurunan pada yield obligasi Treasury AS dan pada indkes S&P500. Kekuatan bearish terlihat menguasai pasar kembali setelah dalam lima hari berturut-turut ini diharapkan mampu membalikkan keadaan dari penurunan sebelumnya. Hingga saat ini pada pasangan USDJPY mungkin kekuatan pembeli akan tersimpan di kawasan level harga 111.75.

Hal ini didasarkan karena pasar telah menemukan kembali pendorong penguatan Dolar AS terhadap seluruh pasangannya di pasar keuangan. Indeks Dolar AS terimbas positif karena aksi jual skala tinggi pada EURUSD dan suasana risk-off pasar. Indeks DXY mendaki menuju ke kawasan 97,26 setelah sebelumnya sempat stagnan di 97.

Katalis selanjutnya akan datang dari laporan data mengenai penjualan ritel oleh AS, klaim pengangguran skala mingguan dan juga manufaktur Fed Philly. Jika semua data dilaporkan negatif, maka Yen Jepang bisa menguat menguji level 111.500 sampai 111.000.

About Wida Yodik

Check Also

Dolar AS

Gejolak Ekonomi Politik Menerpa Eropa dan Asia, Indeks US Dollar Menguat Hingga Level Tertinggi 1 Bulan

Indeks US Dollar kembali mendapatkan tekanan positif hingga terus bergerak naik mencapai level tertinggi dalam …