Wednesday, April 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Penjualan Eceran Turun, Dolar Australia Tertekan Melawan Dolar AS

Must Read

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak...

Permintaan beli yang terjadi pada Dolar Australia terlihat mengalami penurunan tajam setelah rilis data mengenai penjualan eceran Aussie. Data tersebut dilaporkan dengan hasil pelemahan yang cukup mengecewakan pasar walaupun telah sesuai dengan ekspektasi sebelumnya. Dengan ini maka telah membuat pasangan AUDUSD untuk turun saat sesi Asia berlangsung di hari Senin ini (4/11).

Tingkat pengeluaran konsumen yang tergambarkan dari data penjualan eceran disampaikan dengan hasil berada di 0,2 persen bulan ke bulan. Walaupun sesuai dengan harapan sebelumnya, tapi data tersebut lebih lemah dari laporan sebelumnya yang berada di 0,4 persen. Perlambatan permintaan dalam negeri telah membuat Dolar Australia lemah terhadap Dolar AS. Sebelumnya pasangan sempat naik ke 0,6907 sebelum data dan langsung anjlok ke 0,6904 pasca data dilaporkan.

Tapi para pelaku pasar dan investor harus tetap berhati-hati. Pasalnya penurunan yang terjadi pada pasangan bisa hanya sesaat saja. Karena bank sentral Australia berpeluang tidak melakukan pemangkasan suku bunganya pada pertemuan bulan depan nanti. Beberapa alasannya adalah seperti data pekerjaan pada pekan lalu memperlihatkan pekerjaan penuh waktu bertambah 26.200 selama bulan September.

Sementara itu data ketenagakerjaan lain seperti pengangguran turun menuju ke 5,2 persen dari sebelumnya di 5,3 persen. Data pengangguran ini merupakan penurunan kali pertama sejak bulan Februari kemarin dengan hasil paling rendah berada di 4,9 persen.

Selain itu sebelumnya Dolar Australia juga sempat berjaga-jaga saat rilis data mengenai inflasi dari TD Securities. Data tersebut disampaikan sesuai dengan harapan yaitu di 1,5 persen tahun ke tahun dan 0,1 persen bulan ke bulan. Walaupun demikian, pasangan tetap terpengaruh oleh data penjualan eceran yang melemah. Pasangan selanjutnya akan fokus ke kabar perdagangan AS-China sebagai katalis.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS turut membawa mata uang EURUSD...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New...

Optimisme Inggris Gagal Membantu Pound, GBPUSD Tetap Turun Sepanjang Sesi Asia

Mata uang Poundsterling Inggris melemah sepanjang sesi Asia hari Selasa (13/4) ketika berhadapan melawan Dolar AS. Nilai Pound gagal lebih unggul dibandingkan...

Berita Pekan Ini, RBNZ dan Inflasi AS Akan Jadi Fokus Bersama Pidato Fed Powell dan PDB China

Pekan ini sepertinya menjadi saat-saat yang sibuk untuk kawasan Asia. Sementara itu beberapa wilayah lain ada beberapa data ekonomi yang bisa menjadi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -