Wednesday, September 23, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Penurunan Jumlah Korban Corona, Yen Jepang Melemah Membawa AUDJPY Pulih Dari Terendah

Must Read

AS Tuntut Mantan Manajer Perusahaan Minyak Eropa atas Korupsi di Ekuador

Departemen Kehakiman AS telah mendakwa mantan manajer sebuah perusahaan perdagangan minyak Eropa dengan membayar suap sebesar $...

Lagarde ECB: Euro Digital Tidak Akan Menjadi Pengganti Uang Tunai

Mata uang digital apa pun yang dirilis di Uni Eropa mungkin tidak sepenuhnya menggantikan fiat, kata Presiden...

Equilibrium Menerima Hibah Web3 untuk Kembangkan Modul DeFi Universal

Startup keuangan terdesentralisasi Equilibrium telah menerima hibah sebesar $ 27.000 dari Web3 Foundation untuk mengembangkan palet DeFi...

Pasangan mata uang AUDJPY mengalami  kenaikan setelah Yen Jepang melemah karena penghindaran risiko yang meredup. Saat ini Dolar Australia mampu bangkit dari level paling rendah di dekat level harga 73,60 saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (14/2). Masuknya sentimen risiko terjadi setelah adanya kabar terbaru mengenai wabah virus Corona. Jumlah penyebaran virus di Provinsi Hubei dilaporkan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pertambahan jumlah korban positif terinfeksi mengalami penurunan di hari Kamis dengan pertambahan 4.823 korban. Lebih baik dari laporan korban yang bertambah di hari Rabu yaitu sampai 14.840. Jumlah tersebut termasuk semua pasien yang didiagnosa mengalami gejala virus namun belum dinyatakan positif terinfeksi.

Dengan adanya kabar yang cukup positif itu, pasangan AUDJPY mengalami kenaikan moderat pulih dari terendah di 73,60. Yen Jepang melemah sebagai aset safe haven karena mulai ditinggalkan kembali oleh para pedagang karena kekhawatiran wabah yang mulai mereda.

Namun sayangnya walaupun Yen Jepang melemah, pasangan akan kesulitan untuk mendaki lebih tinggi lagi. Pasalnya bagaimanapun juga kekhawatiran wabah virus Corona akan terus membebani sentimen risiko walaupun sudah cukup mereda sampai saat ini. Sementara itu indeks S&P 500 dan minyak mentah global tampak diperdagangkan dalam konsolidasi meskipun kekhawatiran wabah mulai menurun.

Para pelaku pasar dan investor mungkin akan terus mengawasi pergerakan sentimen risiko akibat kabar terbaru dari virus Corona. Pasalnya saat sesi Asia, sangat sedikit sekali katalis yang mampu menjadi penggerak pasar keuangan. 

Sehingga para pedagang akan terus fokus ke kabar terbaru mengenai virus Corona. bahkan beberapa pekan terakhir semenjak virus Corona mewabah, berita terbaru mengenai virus tersebut menjadi penggerak utama pasar keuangan global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AS Tuntut Mantan Manajer Perusahaan Minyak Eropa atas Korupsi di Ekuador

Departemen Kehakiman AS telah mendakwa mantan manajer sebuah perusahaan perdagangan minyak Eropa dengan membayar suap sebesar $...

Lagarde ECB: Euro Digital Tidak Akan Menjadi Pengganti Uang Tunai

Mata uang digital apa pun yang dirilis di Uni Eropa mungkin tidak sepenuhnya menggantikan fiat, kata Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde.

Equilibrium Menerima Hibah Web3 untuk Kembangkan Modul DeFi Universal

Startup keuangan terdesentralisasi Equilibrium telah menerima hibah sebesar $ 27.000 dari Web3 Foundation untuk mengembangkan palet DeFi dan menyediakan alat yang memungkinkan...

Bank-bank Besar yang Terlibat dalam Kebocoran FinCen Terpukul di Pasar Saham

Bank-bank besar yang disebutkan dalam kebocoran FinCen baru-baru ini kemudian dihancurkan oleh pasar hari ini. Menurut penyelidikan yang dilakukan oleh Konsorsium Jurnalis...

Regulator Korea Selatan Mewaspadai Game berbasis NFT

Industri game blockchain Korea Selatan prihatin bahwa regulator melihat kurang baik pada game berbasis token yang tidak dapat dipertukarkan, setelah Game Rating...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -