Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Penurunan Jumlah Korban Corona, Yen Jepang Melemah Membawa AUDJPY Pulih Dari Terendah

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Pasangan mata uang AUDJPY mengalami  kenaikan setelah Yen Jepang melemah karena penghindaran risiko yang meredup. Saat ini Dolar Australia mampu bangkit dari level paling rendah di dekat level harga 73,60 saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat (14/2). Masuknya sentimen risiko terjadi setelah adanya kabar terbaru mengenai wabah virus Corona. Jumlah penyebaran virus di Provinsi Hubei dilaporkan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pertambahan jumlah korban positif terinfeksi mengalami penurunan di hari Kamis dengan pertambahan 4.823 korban. Lebih baik dari laporan korban yang bertambah di hari Rabu yaitu sampai 14.840. Jumlah tersebut termasuk semua pasien yang didiagnosa mengalami gejala virus namun belum dinyatakan positif terinfeksi.

Dengan adanya kabar yang cukup positif itu, pasangan AUDJPY mengalami kenaikan moderat pulih dari terendah di 73,60. Yen Jepang melemah sebagai aset safe haven karena mulai ditinggalkan kembali oleh para pedagang karena kekhawatiran wabah yang mulai mereda.

Namun sayangnya walaupun Yen Jepang melemah, pasangan akan kesulitan untuk mendaki lebih tinggi lagi. Pasalnya bagaimanapun juga kekhawatiran wabah virus Corona akan terus membebani sentimen risiko walaupun sudah cukup mereda sampai saat ini. Sementara itu indeks S&P 500 dan minyak mentah global tampak diperdagangkan dalam konsolidasi meskipun kekhawatiran wabah mulai menurun.

Para pelaku pasar dan investor mungkin akan terus mengawasi pergerakan sentimen risiko akibat kabar terbaru dari virus Corona. Pasalnya saat sesi Asia, sangat sedikit sekali katalis yang mampu menjadi penggerak pasar keuangan. 

Sehingga para pedagang akan terus fokus ke kabar terbaru mengenai virus Corona. bahkan beberapa pekan terakhir semenjak virus Corona mewabah, berita terbaru mengenai virus tersebut menjadi penggerak utama pasar keuangan global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -