>
Home / berita / Berita Harian Forex / Perdagangan Sterling Cenderung Berhati-Hati Jelang Pemungutan Suara Parlemen

Perdagangan Sterling Cenderung Berhati-Hati Jelang Pemungutan Suara Parlemen

Sterling tergelincir pada hari Senin (28/1) setelah membukukan kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari 15 bulan pada pekan lalu. Karena investor mengambil keuntungan sebelum pemungutan suara penting di parlemen Inggris yang akan bertujuan untuk memecahkan kebuntuan Brexit.

Dengan kurang dari dua bulan sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa, anggota parlemen telah menetapkan serangkaian suara di parlemen pada hari Selasa (29/1). Di mana parlemen dan pemerintah akan mencoba untuk menemukan jalan ke depan.

Tetapi beberapa investor mengatakan bahwa bahkan jika ada kesepakatan tentang perpanjangan tanggal keluar Inggris dari Uni Eropa setelah 29 Maret. Hal tersebut akan gagal untuk mendorong kenaikan lebih lanjut dalam mata uang.

“Dalam jangka yang sangat pendek, kita akan berhati-hati pada pound karena tidak ada amandemen besok yang mengikat secara hukum. Kecuali pemerintah bersiap untuk mengubah garis merahnya, dan kita belum melihat apa pun,” kata Timothy Graf, kepala makro strategi di SSGA di London.

Pada hari Senin (28/1), mata uang naik sebesar 0,4 persen lebih rendah menjadi $ 1,3149 pada awal perdagangan. Terhadap euro, euro melemah dengan jumlah yang sama menjadi 86,80 pence.

Perdana Menteri Inggris Theresa May bermaksud memberi parlemen kesempatan kedua untuk menyetujui kesepakatan Brexit sesegera mungkin. Juru bicaranya mengatakan pada hari Senin (28/1) bahwa negosiasi tersebut diupayakan untuk mampu mengubah kesepakatan sehingga dapat memenangkan dukungan anggota parlemen yang terus berlanjut.

About Wida Yodik

Check Also

pound

Data Penjualan yang Kuat Mendukung Pound Bergerak Lebih Tinggi

Pound naik tipis pada hari Jumat (15/2) karena data penjualan ritel Inggris yang kuat mengangkat …