Wednesday, December 1, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pergantian Gubernur Bank Sentral Turki Sempat Menggerakkan USDJPY Meski Setelah Itu Stabil

Must Read

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya,...

Pembukaan pasar sesi Asia tadi pagi, pasangan USDJPY dibuka dengan posisi gap seperti yang ada di spot uang lainnya. Sementara itu saat ini ketika sesi pertengahan Asia, USDJPY hari ini masih stabil bergerak di sekitar 108,89.

Banyak yang menilai bahwa volatilitas yang terjadi pada pasangan mata uang USDJPY adalah disebabkan oleh keputusan Presiden Erdogan. Karena dia memecat Gubernur bank sentral yang ada dan akan menggantinya dengan yang baru. Erdogan mungkin akan mencari pengganti yang memiliki sikap kritis terhadap suku bunga ekstra tinggi.

Mata uang Yen Jepang sempat menguat sangat signifikan pasar keputusan terbaru Erdogan tersebut. Diprediksi ini terjadi karena investor retail Jepang membeli Lira Turki karena suku bunga tinggi akan memaksa melepas kerugian dan menutup posisi.

Sayangnya aksi penguatan Yen Jepang yang membawa USDJPY hari ini terjun tidak bisa bertahan lebih lama. Dolar AS yang juga diberlakukan sebagai safe haven mendominasi ketika pasar takut dengan gangguan pasar keuangan akibat Erdogan itu. Kemudian kenaikan terbaru dari imbal hasil AS mungkin juga telah membantu Dolar AS mengambil alih kembali USDJPY.

Pergerakan pasar keuangan hari Senin ini (22/3) sepertinya tidak akan terlalu signifikan. Karena hampir tidak ada rilis data ekonomi yang bisa diandalkan menjadi penggerak pasar. Tapi ada satu peristiwa yang akan sangat dinantikan yaitu pidato anggota FOMC. Ketua Fed untuk beberapa negara bagian di AS akan memberikan pidato terbarunya.

Dari sisi lain, laporan terbaru mengenai serangan virus Corona di Eropa mungkin juga akan menjadi perhatian dan penggerak USDJPY hari ini. Karena berita itu tentu akan menggerakkan sentimen risiko dan meningkatkan spekulasi pada pemulihan ekonomi global. Jadi pembaruan beritanya akan sangat dinantikan. 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen utama akan menghentikan rencana untuk...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya, karena kekhawatiran bahwa varian baru...

Kelly Strategic Management Mengajukan ETF Ethereum Futures

Perusahaan investasi yang berbasis di Denver, Kelly Strategic Management telah mengajukan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur ke kontrak...

Minyak Coba Memulihkan Beberapa Kerugian Karena Omicron

Pasar minyak memulihkan beberapa kerugian mengejutkan pekan lalu yang dipicu oleh kepanikan atas varian Omicron dari Covid setelah beberapa mengatakan bahwa jenisnya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -