Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pergerakan Inflasi AS Fenomenal, Kurs USD Bullish

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Index dollar AS DXY naik lebih dari 0.6 % ke range 92.80-an dalam perdagangan sesion New York hari ini 14/7/2021. Peluncuran data inflasi AS memperlihatkan perkembangan harga-harga yang jauh melewati harapan kesepakatan, hingga lebih memajukan prediksi peningkatan suku bunga The Fed dan mengatrol kurs USD pada bermacam mata uang yang lain.

Dollar AS Melesat Saat Launching Data Inflasi AS Juni 2021

Pergerakan inflasi customer AS tumbuh 0.9 % Month-over-Month di bulan Juni 2021, atau hampir 2x lipat dari pada harapan pasar yang cuman sebesar 0.5 %.

Data ini makin perkuat keinginan beberapa aktor pasar supaya Federasi Reserve AS akhiri Quantitative Easing dan meningkatkan suku bunga bisa lebih cepat.

Prospect ini mempunyai potensi memberikan keuntungan untuk beberapa investor yang membidik imbal hasil bunga semakin besar, hingga tingkatkan kurs USD.

Laporan inflasi AS terkini datang jauh di atas harapan dan pasar bereaksi dengan menggerakkan dollar kuat dan index menurun, kata Fawad Razaqzada, riset pasar di ThinkMarkets, Kenaikan dalam IHK terang sekali tidak tersangka, berdasar reaksi pasarnya.

Dengan ongkos transportasi bertambah dan harga minyak masih tetap tinggi, ada resiko jika inflasi tetap ada di tingkat tinggi untuk periode waktu semakin lama dari prediksi The Fed.

Ini bulan ke-4 di mana pergerakan inflasi melampaui harapan pada angka khusus atau pokok, lebih Razaqzada.

Meskipun begitu, beberapa petinggi The Fed sebetulnya tidak memberikan dukungan prospect peningkatan suku bunga yang bisa lebih cepat.

Ketua The Fed, Jerome Powell, sudah berkali-kali memperjelas jika kenaikan inflasi sekarang ini cuman memiliki sifat sementara dan bank sentra memerlukan banyak data selainnya inflasi saat sebelum bisa mengganti peraturannya.

Beberapa investor dan trader akan menyorot referensi Powell esok buat mengawasi penilaiannya kembali mengenai permasalahan inflasi dan peraturan moneter.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -