>
Home / berita / Berita Harian Forex / Perlambatan Ekonomi Membuat Euro Melemah Terhadap Dolar AS

Perlambatan Ekonomi Membuat Euro Melemah Terhadap Dolar AS

Perdagangan hari ini terlihat Dolar AS menguat menuju ke kawasan tertinggi di tahun 2019 ini. Kenaikan Dolar AS terjadi ketika perdagangan mata uang di kawasan Eropa berlangsung dan disebabkan oleh ekonomi kawasan Euro yang melambat yang membuat mata uang Euro melemah. Dinamika perpolitikan Euro tampak tidak stabil dan membuat para pelaku pasar dan investor khawatir.

Momentum Euro melemah terjadi sekitar pukul 08:10 GMT yang terlihat mancapai level harga 1.1317 terhadap Dolar AS. Faktor lain yang menyebabkan Euro melemah adalah pendapatan dari hasil obligasi pemerintah untuk 10 tahun turun sekitar di bawah angka 0,10 persen. Penurunan ini adalah kali pertama dalam jangka waktu dua tahun terakhir disaat pertumbuhan perekonomian Eropa melemah dan membawa dampak buruk.

Akibat perlambatan pertumbuhan ini menyebabkan koalisi pada pemerintah Jerman mulai tertekan. Gabungan koalisi partai saat ini mencoba  mengajukan perkembangan cukup besar pada pengeluaran publik dalam rangka mendukung pergerakan pertumbuhan. Usulan yang diajukan terkait dengan nilai dana pensiuan yang diusulkan lebih tinggi, upah minimum dan juga mengenai langkah reformasi dalam memberikan tunjangan kepada para pengangguran. Jika memang usulan ini diterima maka akan mengakibatkan proyeksi anggaran yang surplus akan sirna.

Selain Euro melemah, di tempat lain dalam satu Zona yaitu Poundsterling juga turut mengalami pelemahan. Kabar terbaru mengenai Brexit pada pekan lalu terlihat belum ada sebuah kemajuaj yang cukup berarti untuk menghindari resiko terburuk yaitu Brexit tanpa ada kesepakatan dagang. PM May melakukan berbagai cara untuk membuat parlemen setuju seperti dengan mendekati partai buruh. Tapi mereka juga terlihat masih tetap pada pendiriannya untuk tetap di serikat pabean bersama Uni Eropa.

About Wida Yodik

Check Also

Poundsterling Inggris

Terhibur Penjualan Ritel Inggris, Poundsterling Inggris Masih Beresiko Melemah Lebih Lanjut

Perdagangan di hari Kamis ini (18/4) pasangan Poundsterling Inggris terhadap USD terlihat mampu mengalami pemulihan …