Sunday, July 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Permintaan Poundsterling Inggris Melonjak Tajam Karena Kabar Brexit Dari DUP

Must Read

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat...

Permintaan beli yang terjadi di sekitar mata uang Poundsterling Inggris melonjak dengan cepat dalam perdagangan sesi Eropa hari Senin (21/10). Atas kenaikan Pound ini maka telah mengirim pasangan mata uang GBPUSD menuju ke titik paling tinggi dalam hitungan bulan. Saat ini pasangan sedang berada di kawasan level harga 1,30 setelah adanya kabar pembaruan Brexit.

Perdagangan di sekitar pasangan mata uang GBPUSD pada saat awal sesi Asia hari Senin ini tampak berada di titik yang rendah. Posisi ini merupakan respon pesimis yang diterima pasangan atas kabar mengenai Brexit pada akhir pekan kemarin. Pada hari Sabtu dilakukan pemungutan suara untuk kesepakatan Brexit dan pada akhirnya PM Boris gagal mendapatkan persetujuan parlemen untuk kesepakatan Brexit versinya.

Namun beberapa waktu terakhir dilaporkan ada kabar terbaru mengenai Brexit yang membuat permintaan Poundsterling Inggris melonjak tinggi. Anggota parlemen dari DUP yaitu Jim Shannon menyampaikan bahwa mereka tidak bisa memberikan dukungan pada perubahan serikat pabean.  Kabar baik ini mendorong pasangan GBPUSD dari titik terendahnya di level 1,2875 menuju ke puncak terbaru.

Sebelumnya memang Partai Oposisi Buruh telah membentuk sebuah aliansi dengan partai DUP untuk masalah tersebut. Atas komentar yang disampaikan oleh Shannon tersebut telah memberikan kabar posisi bagi pemerintah Inggris. Selain itu juga akan membantu para pelaku pasar dan investor untuk menaruh optimisme ke pasangan GBPUSD.

Perdagangan di sekitar Poundsterling Inggris selanjutnya akan tetap mengawasi bagaimana kemampuan sentimen beli di sekitar GBPUSD. Apakah bullish mampu bertahan dan berada di atas level harga 1,30 atau justru sebaliknya. Untuk saat ini risiko utama pasar terletak pada keputusan dari pimpinan Dewan Rakyat yaitu John Bercow untuk masalah pemungutan suara pada kesepakatan Brexit.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (3/7),...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat setelah penurunan itu, pasangan mampu...

GBPUSD Hari Ini Defensif Menunggu Data Inggris, Masih Jauh Dari Puncak Sepekan

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak defensif dan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2460 mendekati pembukaan sesi Eropa hari Jumat (3/6)....

Pengguna Crypto Austria Akan Segera Bisa Menggunakan Crypto di 2.500 Lokasi

Pemegang Crypto di Austria akan segera dapat menghabiskan koin mereka di lebih dari 2.500 poin penerimaan menggunakan Pembayaran A1 - salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -