Friday, June 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Perubahan Peringkat Kredit AAA Aussie dan Risk Off Menyebabkan Dolar Australia Turun Kembali

Must Read

USDCAD Bullish Karena Arah Risiko Belum Jelas, Menunggu Katalis Utama Global

Baru-baru ini pasangan mata uang USDCAD mengalami pembalikan dari level paling rendah harian di sekitar nilai tukar...

AUDUSD Turun Meski Data Optimis, Pembalikan Dolar AS Menjadi Penyebab Utama

Beberapa saat yang lalu Australia merilis data ekonomi dengan hasil yang sangat menggembirakan. Sayangnya walaupun begitu pasangan...

Minyak Mentah Melemah Menjauh Dari Puncak Karena Pullback Dolar AS

Minyak mentah berjangka di WTI AS kembali mengalami penurunan menuju ke level harga 36,74 menjelang pembukaan sesi...

Permintaan mata uang Dolar Australia turun terhadap Yen Jepang saat sesi pertengahan Asia di hari Rabu (8/4). Pasangan AUDJPY harus rela menjauh dari puncak tertinggi setelah laporan lembaga pemeringkat terkenal di dunia. 

Lembaga itu mengatakan bahwa ada penurunan prospek untuk Australia. Saat ini pasangan tampak bertahan di sekitar level harga 66,62 yang dekat dengan level teknikal MA 50 dalam jam. Sebelumnya pasangan sempat turun sampai ke terendah sesi di 66,47.

Standard & Poor’s yang merupakan Big Three lembaga pemeringkat terbaik di dunia menyampaikan bahwa kredit Australia AAA mengalami penurunan hari Rabu ini. Prospek negara Australia juga berubah menjadi negatif dan menyebabkan Dolar Australia turun. Salah satu hal yang diperhatikan adalah adanya penurunan yang substansial pada keuangan negara dan risiko resesi ekonomi yang terus meningkat akibat wabah virus Corona.

Pemerintah Australia sendiri terus memanfaatkan semua pilihan kebijakan untuk mengurangi tekanan sektor ekonomi akibat pandemi virus Corona. Langkah terbaru menyebutkan bahwa pemerintah akan meluncurkan stimulus fiskal yang senilai dengan 11% dari PDB Aussie.

Sementara itu sejak 19 Maret lalu, bank sentral Australia juga memangkas suku bunga sampai ke rekor terendah di 0,25%. Selain memangkas suku bunga, RBA juga mengumumkan melalui program pembelian obligasi pemerintah Australia. Sayangnya semua langkah itu belum mampu menyurutkan kekhawatiran investor atas ancaman perlambatan ekonomi.

Selain laporan pemeringkat S&P, Dolar Australia turun juga disebabkan oleh sentimen risiko yang mengalami pelemahan kembali. Saat ini S&P 500 juga mengalami penurunan 0,53% karena risiko yang dihindari oleh para investor. Kekhawatiran datang dari pandemi virus Corona di AS yang terus memburuk dan saat ini telah melaporkan kematian 1736 jiwa di AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Karena Arah Risiko Belum Jelas, Menunggu Katalis Utama Global

Baru-baru ini pasangan mata uang USDCAD mengalami pembalikan dari level paling rendah harian di sekitar nilai tukar...

AUDUSD Turun Meski Data Optimis, Pembalikan Dolar AS Menjadi Penyebab Utama

Beberapa saat yang lalu Australia merilis data ekonomi dengan hasil yang sangat menggembirakan. Sayangnya walaupun begitu pasangan AUDUSD turun mengabaikan optimisme menuju...

Minyak Mentah Melemah Menjauh Dari Puncak Karena Pullback Dolar AS

Minyak mentah berjangka di WTI AS kembali mengalami penurunan menuju ke level harga 36,74 menjelang pembukaan sesi Eropa hari Kamis ini (4/6)....

EURUSD Melemah Dari Puncak Tiga Bulan, Menunggu Rapat Kebijakan ECB

Beberapa waktu terakhir mata uang Dolar AS berhasil mengalami pembalikan dari level terendahnya. Penguatan permintaan Dolar AS menyebabkan pasangan EURUSD melemah mengkoreksi...

Minyak Turun Karena Persediaan AS dan Keraguan Atas Pengurangan Produksi

Harga minyak turun pada hari Kamis di tengah keraguan atas kemampuan produsen minyak mentah untuk setuju untuk memperpanjang rekor penurunan produksi, yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -