Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pesimisme Brexit, Poundsterling Inggris Lemah Melawan Penguatan Dolar AS

Must Read

AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata...

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4)....

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955....

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris hari ini belum menentukan arah pergerakan ke depan dan masih di level harga 1,2940 terhadap Dolar AS. Kondisi pasangan ini tetap bertahan mendekati pembukaan sesi dagang kawasan London di hari Rabu (24/4). Sebelumnya Pound harus rela merosot cukup dalam menuju ke kawasan paling rendah dalam sembilan pekan terakhir di hari Selasa kemarin. Penyebab anjloknya pasangan GBPUSD adalah naiknya kekhawatiran pasar karena anggota Parlemen Inggris sudah kembali dari reses libur Paskah. Otomatis pesimisme pasar meluap untuk masa depan Brexit.

Saat ini para pelaku pasar dan investor tengah dilanda keraguan untuk masa depan kepemimpinan PM May. Selain itu masih minimnya perkembangan pembicaraan yang dilakukan oleh May dengan beberapa partai juga menekan Poundsterling Inggris. Dari pembicaraan tersebut diharapkan mampu memberikan jalan keluar untuk Brexit yang masih buntu. Selain itu juga sebagai upaya PM May mempertahankan posisi kepemimpinannya.

Di tempat lain, melemahnya Pound disokong juga oleh naiknya pasar ekuitas global dan juga naiknya kepercayaan pasar kepada pergerakan greenback membuat USD menguat. Sehingga menyeret pasangan GBPUSD lebih jauh lagi. Optimisme tipis pada Poundsterling Inggris terjadi setelah Reuters melaporkan adanya peningkatan pada perekrutan di Inggris jangka pandek. Tapi ini belum bisa dinyatakan sebagai pemulihan total Pound terhadap USD. Karena pasar masih dibayangi kekhawatiran mengenai masa depan Brexit.

Terlebih lagi hari ini tidak ada jadwal rilis data ekonomi yang berdampak besar pada pasangan ini. Sehingga katalis di sisi lain akan menjadi fokus pasar seperti pergerakan pada ekuitas Amerika Serikat, perpolitikan dan perkembangan Brexit. Kenaikan-kenaikan Pound mungkin hanya terjadi sesaat sebagai masa koreksi dan belum ada tanda-tanda pemulihan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata...

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4). Pelemahan ini telah memaksa pasangan...

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955. Euro terus melemah mendekati pembukaan...

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan kepada pelanggannya opsi untuk membayar...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -