Thursday, August 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pound Bersiap Melemah, Karena Peningkatan Masalah Covid Delta Di Inggris

Must Read

Dolar Memangkas Kenaikan Karena Pejabat Fed Berhati-hati pada Pertumbuhan

Dolar AS memangkas kenaikannya pada hari Rabu setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve Juli menunjukkan bahwa pejabat...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 18 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 18 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini...

Awal pekan ini, salah satu mata uang yang cocok untuk dipantau adalah Poundsterling Inggris. Pound bersiap melemah. Setelah di akhir pekan lalu terdapat kabar tidak sedap dari negara tersebut. Dimana Menteri Kesehatan Inggris mengundurkan diri dari jabatannya. Menteri tersebut ketahuan melanggar adanya jarak sosial. Pastinya skandal ini menjadi nilai buruk untuk pemerintahan Boris Johnson. Akan tetapi, tanggapan para pelaku pasar, ini menjadi perkembangan yang bagus.

Setelah pengunduran jabatan tersebut, saat ini kursi kekosongan di isi oleh Sajid Javid, Menteri keuangan sebelumnya. Dengan kepemimpinan tersebut pastinya menjadi optimisme terbaru pada perkenomian Inggris. Dengan logika, kekuangan ekonomi dan Kesehatan Inggris bakal lebih baik dengan kedudukannya.

Tentunya ini bukanlah suatu perkembangan yang besar dalam gambaran. Namun ini menjadi suatu bentuk kebijakan yang tepat untuk masa depan Poundsterling sesuai harapan pasar. Jika di ketahui pergerakan Poundsterling secara keseluruhan masih terlihat bertahan dalam positif. Dengan keadaan ini bisa membuat bank sentral Inggris (BOE) lebih awal untuk keluar dari pembelian asset disbanding bank sentral Eropa dan Bank Sentral Jepang.

Sementara Ini GBP Masih Terkoreksi

Masih ada kendala yang bisa membuat mata uang Inggris beralih melemah melawan beberapa mata uang lainnya. Ini disebabkan karena masalah pandemic Covid Delta di sana. Pihak Inggris masih menunda tanggal kebebasan karena adanya peningkatan terbaru. Selain masih sengitnya antara Uni Eropa dan Inggris.

Untuk pekan kemarin, dan beberapa hari di awal pekan ini pergerakan mata uang Pound masih menuju mengetes di angka bulat 1.4000. Namun ada pengaruh turun tipis setelah menanggapi tentang pemberitaan pandemic di sana. Laporan infeksi Covid Delta terbaru mencatatkan angka lebih tinggi dibandingkan bulan Februari silam.

Menekankan pemerintahan Inggris untuk gencar melakukan vaksinasi terhadap rakyatnya. Semakin meningkatnya infeksius ini, semakin ketat lagi dengan aturan sosial yang ada di sana.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Memangkas Kenaikan Karena Pejabat Fed Berhati-hati pada Pertumbuhan

Dolar AS memangkas kenaikannya pada hari Rabu setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve Juli menunjukkan bahwa pejabat...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 18 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 18 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 18 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...

AUDUSD : Analisa Teknikal Harian 18 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, AUDUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak bergerak dalam sebuah pola.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -