Friday, January 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Pound Tergelincir Setelah Mencapai Level Tertinggi dalam 11 Minggu

Must Read

Kelompok Riset MIT Menyerukan Crypto sebagai Tempat Pengujian untuk CBDC

kelompok riset teknologi ledger dan crypto, Digital Currency Initiative, baru-baru ini menjelaskan bahwa mata uang digital bank...

David Marcus: Masalah Global Yang Tidak Bankable “Tidak Dapat Diterima”

Pada panel World Economic Forum yang membahas mata uang digital, topik percakapan termasuk Mata Uang Digital Bank...

Regulator Sekuritas India Bertaruh pada Blockchain

Ketua Dewan Keamanan dan Pertukaran India (SEBI), Ajay Tyagi bertaruh pada teknologi blockchain dan mendesak eksplorasi penggunaan...

Pound melayang lebih rendah pada hari Kamis (24/1) setelah sempat melonjak ke level tertinggi dalam 11 minggu tadi malam. Karena investor mengkonsolidasikan posisi sebelum debat utama parlemen Inggris minggu depan.

Tumbuhnya harapan bahwa Inggris mungkin dapat menghindari Brexit tanpa kesepakatan telah memicu rally 2,3 persen dalam pound bulan ini. Dengan sebagian besar keuntungan datang dalam beberapa hari terakhir.

Tetapi tanpa tanda-tanda bagaimana Perdana Menteri Inggris Theresa May akan memecahkan kebuntuan parlemen atas Brexit, beberapa pengamat pasar menyarankan agar berhati-hati.

Pada hari Kamis (24/1), mata uang Inggris tersebut tergelincir seperlima persen menjadi $ 1,3045 setelah menyentuh level tertinggi dalam dua setengah bulan di level $ 1,3094 di Asia.

“Masih ada banyak ketidakpastian dan pada level saat ini, pound mencerminkan berada di tengah dua skenario ekstrem, yaitu Brexit tanpa kesepakatan dan tidak ada Brexit,” kata Ricardo Evangelista, analis senior di ActivTrades yang berbasis di London.

Pound diperdagangkan tepat di bawah $ 1,3071, rata-rata bergerak 200 hari dan level yang belum terlampaui sejak Mei 2018.

Pada tanggal 29 Januari, parlemen Inggris akan membahas langkah selanjutnya yang diusulkan May dan rencana alternatif yang diajukan anggota parlemen. Mereka termasuk menunda keluarnya Inggris pada tanggal  29 Maret.

Pada indeks tertimbang perdagangan yang diterbitkan oleh Bank of England, pound juga mencapai level tertinggi dalam dua bulan di sesi sebelumnya. Namun sekitar 10 persen di bawah level referendum Brexit pada Juni 2016.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kelompok Riset MIT Menyerukan Crypto sebagai Tempat Pengujian untuk CBDC

kelompok riset teknologi ledger dan crypto, Digital Currency Initiative, baru-baru ini menjelaskan bahwa mata uang digital bank...

David Marcus: Masalah Global Yang Tidak Bankable “Tidak Dapat Diterima”

Pada panel World Economic Forum yang membahas mata uang digital, topik percakapan termasuk Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC). David Marcus dari Calibra...

Regulator Sekuritas India Bertaruh pada Blockchain

Ketua Dewan Keamanan dan Pertukaran India (SEBI), Ajay Tyagi bertaruh pada teknologi blockchain dan mendesak eksplorasi penggunaan blockchain sebaik mungkin di pasar...

Perwakilan Kik Akan Memberikan Deposisi dalam Kasus SEC pada 28 Januari

Komisi Pertukaran Sekuritas Amerika Serikat (SEC) telah meminta deposisi dari perwakilan Kik Interactive Inc. untuk memberikan informasi terperinci tentang operasinya sejak merilis...

Lagarde Mengatur ECB pada Kebijakan Otomatis Ketika Itu Berhenti Berfikir

Langkah pelantikan Christine Lagarde sebagai presiden Bank Sentral Eropa (ECB) dapat menandai jeda pertama lembaga ini dalam aktivisme kebijakan selama bertahun-tahun.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -