>
Home / berita / Berita Harian Forex / Pound Tergelincir Setelah Mencapai Level Tertinggi dalam 11 Minggu

Pound Tergelincir Setelah Mencapai Level Tertinggi dalam 11 Minggu

Pound melayang lebih rendah pada hari Kamis (24/1) setelah sempat melonjak ke level tertinggi dalam 11 minggu tadi malam. Karena investor mengkonsolidasikan posisi sebelum debat utama parlemen Inggris minggu depan.

Tumbuhnya harapan bahwa Inggris mungkin dapat menghindari Brexit tanpa kesepakatan telah memicu rally 2,3 persen dalam pound bulan ini. Dengan sebagian besar keuntungan datang dalam beberapa hari terakhir.

Tetapi tanpa tanda-tanda bagaimana Perdana Menteri Inggris Theresa May akan memecahkan kebuntuan parlemen atas Brexit, beberapa pengamat pasar menyarankan agar berhati-hati.

Pada hari Kamis (24/1), mata uang Inggris tersebut tergelincir seperlima persen menjadi $ 1,3045 setelah menyentuh level tertinggi dalam dua setengah bulan di level $ 1,3094 di Asia.

“Masih ada banyak ketidakpastian dan pada level saat ini, pound mencerminkan berada di tengah dua skenario ekstrem, yaitu Brexit tanpa kesepakatan dan tidak ada Brexit,” kata Ricardo Evangelista, analis senior di ActivTrades yang berbasis di London.

Pound diperdagangkan tepat di bawah $ 1,3071, rata-rata bergerak 200 hari dan level yang belum terlampaui sejak Mei 2018.

Pada tanggal 29 Januari, parlemen Inggris akan membahas langkah selanjutnya yang diusulkan May dan rencana alternatif yang diajukan anggota parlemen. Mereka termasuk menunda keluarnya Inggris pada tanggal  29 Maret.

Pada indeks tertimbang perdagangan yang diterbitkan oleh Bank of England, pound juga mencapai level tertinggi dalam dua bulan di sesi sebelumnya. Namun sekitar 10 persen di bawah level referendum Brexit pada Juni 2016.

About Wida Yodik

Check Also

Wakil Ketua The Fed: Bank Sentral Tidak Harus Menunda Pemotongan Suku Bunga

Wakil Ketua the Fed, Richard Clarida, mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tidak harus menunggu sampai …