Wednesday, February 26, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Bertahan Pasca Kabar Brexit, GBPUSD Menunggu Data Inggris

Must Read

Jerman: Boerse Stuttgart Melisting Short ETP Bitcoin

Investor yang mencari cara untuk melakukan Short Bitcoin (BTC) kini memiliki opsi baru di Jerman. Pada 25...

Dolar AS Mereda seiring Pasar yang Berjuang Kembali Pasca Aksi Jual Tajam

Dolar melemah pada hari Selasa menyusul kenaikan kuat baru-baru ini di tengah ekspektasi tinggi bahwa pukulan yang...

EURUSD Berusaha Memperpanjang Pemulihan, Kabar Virus Corona Menjadi Penentu Utama

Pasangan mata uang EURUSD terus berusaha untuk memperpanjang pemulihan yang sempat dibangun sebelumnya. Saat ini Euro bullish membawa pasangan...

Perdagangan pada pasangan mata uang Poundsterling Inggris tampak kembali mengalami kenaikan terhadap Dolar AS. Kondisi ini terjadi setelah sebelumnya mengalami gelombang pergerakan tanpa arah  dan untuk saat ini sedang berada di sekitar level harga 1,2225. Posisi ini berhasil bertahan sampai mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Kamis (10/10).

Kabar terbaru mengenai Brexit sebelumnya terjadi pada hari Rabu kemarin. Dilaporkan dari UK Times bahwa Uni Eropa telah siap untuk memberikan batas waktu masalah backstop Irlandia. Setelah kabar tersebut Poundsterling Inggris mengalami lonjakan permintaan beli dan mendorongnya menuju ke level harga 1,2300. Namun sayangnya lonjakan permintaan Pound tersebut langsung mereda setelah menemukan volume penjualan dengan agresif.

Penurunan pada Pound terjadi setelah adanya kabar bahwa Partai Uni Demokratik Irlandia Utara memutuskan menolak konsesi dari Uni Eropa mengenai Brexit. Namun pejabat dari Uni Eropa langsung membantah mengenai laporan tersebut. Kekuatan bullish di sekitar Poundsterling Inggris ini masih tampak cukup kuat. Pasalnya pesaingnya yaitu Dolar AS sedang dalam pelemahan yang akan membatasi penurunan lebih lanjut pada pasangan mata uang GBPUSD.

Semalam rilis risalah pertemuan FOMC menampilkan pesan yang hawkish dan menurunkan harapan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral AS. Penurunan Dolar AS juga diperburuk oleh merosotnya imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS yang membuat greenback semakin terpukul. Pasangan lebih memilih menunggu apakah kekuatan bullish akan mampu dimanfaatkan kembali atau justru mengalami penurunan lebih dalam.

Fokus pasangan mata uang GBPUSD hari ini akan tertuju ke laporan data mengenai PDB Inggris dalam bulanan selama bulan Agustus. Selain itu juga akan ada rilis data Inggris mengenai tingkat manufaktur dan juga tingkat produksi industri. Namun secara luas pasangan akan digerakkan oleh dinamika polemik Brexit yang belum menemukan jalan keluar.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jerman: Boerse Stuttgart Melisting Short ETP Bitcoin

Investor yang mencari cara untuk melakukan Short Bitcoin (BTC) kini memiliki opsi baru di Jerman. Pada 25...

Dolar AS Mereda seiring Pasar yang Berjuang Kembali Pasca Aksi Jual Tajam

Dolar melemah pada hari Selasa menyusul kenaikan kuat baru-baru ini di tengah ekspektasi tinggi bahwa pukulan yang diantisipasi untuk pertumbuhan ekonomi dari...

EURUSD Berusaha Memperpanjang Pemulihan, Kabar Virus Corona Menjadi Penentu Utama

Pasangan mata uang EURUSD terus berusaha untuk memperpanjang pemulihan yang sempat dibangun sebelumnya. Saat ini Euro bullish membawa pasangan naik menuju ke level harga...

Pembaruan Risiko Mendorong Poundsterling Pulih, Fokus Ke Berita Brexit Inggris-Uni Eropa

Pergerakan pada pasangan mata uang GBPUSD saat ini telah mengalami pemulihan tipis 0,10 persen menuju ke level harga 1,2940. Pemulihan Poundsterling hari ini terjadi...

Emas Turun Dari Puncak 7 Tahun Setelah Pembaruan Risiko Terkait Virus Corona

Pergerakan harga emas melemah menuju ke level harga 1,649 saat setelah pembukaan sesi Asia di hari Selasa (25/2). Sepanjang sesi awal kawasan Asia emas...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -