Wednesday, February 26, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Gagal Melanjutkan Kenaikan Setelah Pemerintahan Dikuasai Pro Brexit

Must Read

Jerman: Boerse Stuttgart Melisting Short ETP Bitcoin

Investor yang mencari cara untuk melakukan Short Bitcoin (BTC) kini memiliki opsi baru di Jerman. Pada 25...

Dolar AS Mereda seiring Pasar yang Berjuang Kembali Pasca Aksi Jual Tajam

Dolar melemah pada hari Selasa menyusul kenaikan kuat baru-baru ini di tengah ekspektasi tinggi bahwa pukulan yang...

EURUSD Berusaha Memperpanjang Pemulihan, Kabar Virus Corona Menjadi Penentu Utama

Pasangan mata uang EURUSD terus berusaha untuk memperpanjang pemulihan yang sempat dibangun sebelumnya. Saat ini Euro bullish membawa pasangan...

Saat ini pihak pro Brexit tampaknya sudah menguasai perpolitikan Inggris dengan adanya PM Inggris yang baru. Hal ini juga telah menahan Poundsterling Inggris dari penguatan lebih lanjut terhadap USD. Pasangan GBPUSD mulai turun menuju ke level harga 1,2475 mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa hari Kamis (25/7).

Kabar dari pemerintahan Inggris bahwa akan ada perombakan kabinet oleh Boris Johnson saat hari pertama masa jabatannya sebagai PM. Susunan kabinet Boris terdiri dari pimpinan Dewan Rakyat oleh Jacob Rees Mogg, Kanselir oleh Sajid Javid, Menteri Luar Negeri oleh Dominic Raab dan Menteri Dalam Negeri oleh Priti Patel. Akan ada perbedaan yang cukup jelas pada pemerintahan saat ini karena dukungan penuh mereka terhadap Brexit dengan hasil apapun termasuk dengan hard-Brexit.

Perdana Menteri Johnson sendiri terus memberikan penegasan mengenai rencananya untuk tetap meninggalkan Uni Eropa pada akhir Oktober dengan kesepakatan ataupun tanpa kesepakatan yang juga mengancam Poundsterling Inggris. Selain itu para pejabat Uni Eropa juga dikabarkan melalui surat selamat terus menekan PM Boris untuk menjelaskan lebih rinci mengenai rencana Brexitnya.

Sementara itu dari sisi USD, pasar terus menaruh harapan pada pemangkasan suku bunga oleh fed sebesar 50 basis poin saat pertemuan FOMC minggu depan. Pasar juga tampak terlalu fokus ke suku bunga sampai kabar pembaruan positif dari perdagangan AS-China tidak mendapat perhatian sama sekali.

Poundsterling Inggris selanjutnya akan lebih memperhatikan bagaimana tindakan PM Boris dalam menjalankan tugas barunya. Beberapa data juga akan menjadi fokus pasar seperti pesanan barang tahan lama AS yang diprediksi akan meningkat menuju ke 0,7 persen selama Juni. Selain itu ada juga data mengenai survei CBI Inggris yang diprediksi akan berada dalam penurunan menuju ke -10 persen.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Jerman: Boerse Stuttgart Melisting Short ETP Bitcoin

Investor yang mencari cara untuk melakukan Short Bitcoin (BTC) kini memiliki opsi baru di Jerman. Pada 25...

Dolar AS Mereda seiring Pasar yang Berjuang Kembali Pasca Aksi Jual Tajam

Dolar melemah pada hari Selasa menyusul kenaikan kuat baru-baru ini di tengah ekspektasi tinggi bahwa pukulan yang diantisipasi untuk pertumbuhan ekonomi dari...

EURUSD Berusaha Memperpanjang Pemulihan, Kabar Virus Corona Menjadi Penentu Utama

Pasangan mata uang EURUSD terus berusaha untuk memperpanjang pemulihan yang sempat dibangun sebelumnya. Saat ini Euro bullish membawa pasangan naik menuju ke level harga...

Pembaruan Risiko Mendorong Poundsterling Pulih, Fokus Ke Berita Brexit Inggris-Uni Eropa

Pergerakan pada pasangan mata uang GBPUSD saat ini telah mengalami pemulihan tipis 0,10 persen menuju ke level harga 1,2940. Pemulihan Poundsterling hari ini terjadi...

Emas Turun Dari Puncak 7 Tahun Setelah Pembaruan Risiko Terkait Virus Corona

Pergerakan harga emas melemah menuju ke level harga 1,649 saat setelah pembukaan sesi Asia di hari Selasa (25/2). Sepanjang sesi awal kawasan Asia emas...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -