>
Home / berita / Berita Harian Forex / Poundsterling Inggris Gagal Melanjutkan Kenaikan Setelah Pemerintahan Dikuasai Pro Brexit

Poundsterling Inggris Gagal Melanjutkan Kenaikan Setelah Pemerintahan Dikuasai Pro Brexit

Saat ini pihak pro Brexit tampaknya sudah menguasai perpolitikan Inggris dengan adanya PM Inggris yang baru. Hal ini juga telah menahan Poundsterling Inggris dari penguatan lebih lanjut terhadap USD. Pasangan GBPUSD mulai turun menuju ke level harga 1,2475 mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa hari Kamis (25/7).

Kabar dari pemerintahan Inggris bahwa akan ada perombakan kabinet oleh Boris Johnson saat hari pertama masa jabatannya sebagai PM. Susunan kabinet Boris terdiri dari pimpinan Dewan Rakyat oleh Jacob Rees Mogg, Kanselir oleh Sajid Javid, Menteri Luar Negeri oleh Dominic Raab dan Menteri Dalam Negeri oleh Priti Patel. Akan ada perbedaan yang cukup jelas pada pemerintahan saat ini karena dukungan penuh mereka terhadap Brexit dengan hasil apapun termasuk dengan hard-Brexit.

Perdana Menteri Johnson sendiri terus memberikan penegasan mengenai rencananya untuk tetap meninggalkan Uni Eropa pada akhir Oktober dengan kesepakatan ataupun tanpa kesepakatan yang juga mengancam Poundsterling Inggris. Selain itu para pejabat Uni Eropa juga dikabarkan melalui surat selamat terus menekan PM Boris untuk menjelaskan lebih rinci mengenai rencana Brexitnya.

Sementara itu dari sisi USD, pasar terus menaruh harapan pada pemangkasan suku bunga oleh fed sebesar 50 basis poin saat pertemuan FOMC minggu depan. Pasar juga tampak terlalu fokus ke suku bunga sampai kabar pembaruan positif dari perdagangan AS-China tidak mendapat perhatian sama sekali.

Poundsterling Inggris selanjutnya akan lebih memperhatikan bagaimana tindakan PM Boris dalam menjalankan tugas barunya. Beberapa data juga akan menjadi fokus pasar seperti pesanan barang tahan lama AS yang diprediksi akan meningkat menuju ke 0,7 persen selama Juni. Selain itu ada juga data mengenai survei CBI Inggris yang diprediksi akan berada dalam penurunan menuju ke -10 persen.

About Wida Yodik

Check Also

Dolar Australia

AUDNZD Melonjak Tinggi Karena Dolar Australia Diuntungkan Optimisme Perdagangan AS-China

Perdagangan pada pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar New Zealand tampak membuka pekan perdagangan …