>
Home / berita / Berita Harian Forex / Poundsterling Inggris Kembali Bergejolak Karena Brexit Semakin Tidak Pasti

Poundsterling Inggris Kembali Bergejolak Karena Brexit Semakin Tidak Pasti

Pasangan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS hari ini terlihat sedang diperdagangkan pada kawasan level harga 1.3030. Kondisi ini terjadi ketika perdagangan sudah mendekati pembukaan sesi kawasan London di hari Senin (1/4). Pasangan GBPUSD beberapa waktu terakhir mengalami penurunan menuju ke level paling rendah dalam dua minggu terakhir. Penurunan ini disebabkan karena penolakan kembali oleh Parlemen Inggris terhadap proposal Brexit yang diajukan PM May.

Hal ini membuat rencana Inggris keluar dari Uni Eropa semakin rumit dan kacau. Anggota Parlemen Inggris juga terlihat sudah siap dengan pemungutan-pemngutan suara mengenai proposal Brexit indikatid yang akan dilakukan hari Senin. Pergerakan GBPUSD juga akan dipengaruhi oleh rilis data ekonomi dari Inggris dan Amerika Serikat.

Saat ini sebenarnya Parlemen Uni Eropa sudah memberikan alur yang cukup jelas untuk rencana Brexit ke depan terutama mengani rencana perpanjangan deadline yang akan sampai pada 22 Mei mendatang. Tapi hal sebaliknya terjadi di Inggris ketika anggota Parlemen Inggris untuk kesekian kalinya menolak kembali proposal Brexit ketiga dari PM May. Dengan ditolaknya kembali proposal Brexit, membuat babak rencana Brexit akan semakin panjang, rumit dan membuat Poundsterling Inggris penuh ketidakpastian.

Karena ancaman paling buruk adalah Inggris keluar pada 12 April tanpa kesepakatan apapun. Selain itu ada kemungkinan lain jika PM May masih mau melakukan negosiasi kembali untuk rencana baru atau May mengundurkan diri atau bahkan melakukan referendum kedua untuk Brexit. Saat ini Parlemen Inggris juga tampak terlihat sedang berusaha menjatuhkan May dari kursi kepemimpinannya.

Dewan Rakyat Inggris akan memberikan suaranya jika memang Brexit sudah resmi akan diatasi oleh Parlemen Inggris. Beberapa data dari kedua negara seperti  IMP manufaktur Markit Inggris, penjualan ritel AS dan IMP manufaktur  ISM AS akan menggerakkan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS dalam janga pendek

About Wida Yodik

Check Also

Dolar AS

Gejolak Ekonomi Politik Menerpa Eropa dan Asia, Indeks US Dollar Menguat Hingga Level Tertinggi 1 Bulan

Indeks US Dollar kembali mendapatkan tekanan positif hingga terus bergerak naik mencapai level tertinggi dalam …