Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Menguat, GBPJPY Didukung Data Jepang Yang Lemah

Must Read

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di...

Mata uang Poundsterling Inggris mengalami penguatan menuju ke titik paling tinggi skala harian terhadap Yen Jepang. Penguatan ini terjadi beberapa saat setelah pembukaan pasar Jepang pada hari Jumat (5/4). Sebelumnya kondisi Yen sempat mengalami penguatan dan mendominasi GBPJPY, tapi awal perdagangan harus rela melemah karena laporan belanja rumah tangga dan penghasilan dari tenaga kerja Jepang yang menurun meleset dari prediksi awal. Kekuatan tampakan Pound juga datang dari Brexit dan juga pembicaraan dagang AS dengan China.

Mengenai data Jepang, untuk belanja rumah tangga mengalami penurunan menuju ke +1,7 persen terhadap prediki awal di +2,1 persen. Sementara itu  penghasilan tenaga kerja tutun menuju ke -0,8 persen dari prediksi awal di +0,8 persen. Dengan hasil ini sekaligus menjadi sebuah konfirmasi atas pernyataan Gubernur bank sentral Jepang yang menyatakan akan melonggarkan kebijakan moneter.

Katalis lainnya yaitu negosiasi dagang AS dengan China juga terdengar kabar yang sangat positif. Pemimpin kedua negara yaitu Trump dan Xi Jinping sangat memuci kemajuan-kemajuan yang terjadi selama proses pembicaraan dan mengharapkan akan mencapai kesepakatan akhir. Selain itu Brexit juga tampak memberikan kabar yang sangat optimis.

Saat ini PM May yang mulai bekerja sama dengan oposisi yaitu Partai Buruh terlihat sangat membawa dampak kemajuan positif untuk menyelesaikan polemik Brexit dan menguatkan Poundsterling Inggris. Melalui kerja sama ini, mereka membahas tentang rencana-rencana besar selanjutnya dan juga berdasarkan UK Timer, PM May akan menyerahkan proposal perpanjangan deadline Brexit pada hari Jumat ini.

Kabar-kabar yang sangat positif dari peristiwa beresiko membawa Poundsterling Inggris mengalami penguata di awal perdagangan. Untuk saat ini fokus para pelaku pasar dan investor akan tetap ertuju pada kabar pembaruan dari negosiasi dagang AS dengan China dan juga data domestik dari Jepang mengenai indeks ekonomi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan kenaikan 0,16%. Dengan momentum Poundsterling...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di sepanjang sesi Asia hari Senin...

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab Saudi yaitu Aramco. Pasca komentar...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata uang Dolar Australia gagal untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -