>
Home / berita / Berita Harian Forex / Poundsterling Inggris Menguat Walaupun Brexit Kembali Pesimis

Poundsterling Inggris Menguat Walaupun Brexit Kembali Pesimis

Mata uang Poundsterling Inggris mengalami pemulihan terhadap USD saat sesi dagang mendekati pembukaan kawasan Eropa hari Selasa (20/8). Pound mampu menguat walaupun telah dinyatakan bahwa Uni Eropa dan Irlandia menolak revisi perjanjian mengenai backstop Irlandia. Kondisi ini membawa GBPUSD naik menuju ke level harga 1,2133.

Saat sesi kawasan Asia berjalan, dikabarkan bahwa Perdana Menteri Boris memberikan surat sejumlah empat halaman. Isi dari surat ini adalah cara-cara untuk backstop Irlandia dan juga potensi pembicaraan ulang mengenai kesepakatan Brexi. Sayangnya Uni Eropa menyatakan menolak dengan tegas atas surat dari PM Boris ini. Dilaporkan juga bahwa Boris terus berusaha membujuk Irlandia agar mau mencapai kesepakatan, namun juga mengalami kegagalan.

Sementara itu dari sisi USD, Presiden Trump dan PM Malaysia Mahathir dilaporkan mencapai kemajuan positif mengenai perdagangan. Kedua negara ini akan ada hubungan dagang yang baik dengan Inggris setelah masalah Brexit terselesaikan. Kabar ini mungkin yang menjadi penggerak penguatan Poundsterling Inggris hari ini.

Sampai sekarang arah sentimen pasar tidak mengalami perubahan karena pelaku pasar dan investor lebih memilih menunggu katalis baru. Pasalnya ada banyak sekali peristiwa penting sepanjang pekan ini. Selain itu masalah perdagangan, polemik Brexit dan juga kebijakan moneter akan menjadi fokus pasar. Beberapa masalah geopolitik seperti ketegangan kawasan Timur Tengah yang mereda juga akan menjadi penggerak sentimen risiko pada pasar.

Fokus perdagangan Poundsterling Inggris terhadap USD selanjutnya mungkin tidak akan tertuju ke rilis data. Pasalnya minim sekali jadwal rilis data ekonomi pada hari ini. Fokus pasar akan tetap tertuju ke masalah politik Inggris. PM Boris dikabarkan akan berkunjung ek Jerman dan juga Perancis selama dua hari. Risalah FOMC dan Simposium Jackson Hole juga akan menggerakkan GBPUSD.

About Wida Yodik

Check Also

Dolar Australia

Data Perdagangan China Yang Beragam Membuat Dolar Australia Berjuang Di 0,67 Terhadap USD

Saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (14/10) China merilis data mengenai perdagangan yang beragam. …