Friday, August 6, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Menguat Walaupun Politik Inggris Memanas, GBPUSD Fokus Ke Data AS

Must Read

Pendiri ConsenSys: Ethereum Menjadi Uang Ultrasound

Pendiri ConsenSys dan salah satu pendiri Ethereum (ETH) Joseph Lubin telah menyiratkan bahwa Ethereum sedang bertransisi ke...

Harga Minyak Membalikkan Kenaikan Awal di Tengah Kekhawatiran Virus

Harga minyak turun pada hari Kamis menghapus kenaikan awal karena lebih banyak negara memberlakukan pembatasan pergerakan di...

Dolar Bergerak Naik Karena Komentar Hawkish Fed

Dolar naik lebih tinggi di awal perdagangan Eropa Kamis, setelah komentar hawkish dari Federal Reserve mendorong para...

Permintaan mata uang Poundsterling Inggris menguat beberapa waktu terakhir menjelang pembukaan sesi kawasan Eropa di hari Senin (23/12). Pasangan GBPUSD mulai mampu bangkit dari penurunan yang terjadi sejak pekan kemarin walaupun dinamika politik Inggris sedang pesimis. Pasangan berhasil pulih dan mendaki menuju ke level harga 1,3010 untuk saat ini.

Politik Inggris kembali memanas dan meruntuhkan optimisme sebelumnya setelah PM Boris berhasil meloloskan RUU Brexit di parlemen Inggris. Tapi parlemen sampai saat ini belum mengesahkan RUU itu namun sangat sedikit sekali peluang untuk ditolak karena sebagian besar anggota parlemen adalah Tories. Tapi Poundsterling Inggris menguat dengan baik walaupun pesimisme meluas seputar Brexit.

Sementara itu mantan MP Konservatif yaitu Ken Clarke mengkritik kinerja PM Boris yang hanya menyampaikan promosi ide saja tanpa detail yang lebih jelas mengenai Brexit. Selain itu Clarke juga mengatakan senada dengan Independent bahwa pimpinan Tory tidak memiliki kekuasaan yang penuh dalam pemerintahannya sendiri.

Nada-nada pesimis juga datang dari komentar Presiden Trump kepada Inggris. Dia mengatakan bahwa tidak perlu membahas masalah perubahan iklim jika melakukan pembicaraan dagang antara AS dan Inggris. Padahal sudah beberapa kali Presiden Trump memberikan pujian kepada PM Boris sebelum dilakukannya pemilihan umum.

Momentum Poundsterling Inggris menguat saat ini mungkin terbantu adanya gelombang penjualan di sekitar Dolar AS beberapa waktu terakhir. Kabar terbaru mengatakan bahwa walaupun sudah ada kesepakatan dagang antara AS dan China, tapi itu semua tidak bisa meredakan ketegangan politik kedua negara. Presiden Xi kembali memberikan peringatan kepada AS untuk tidak ikut campur pada masalah dalam negeri di China.

Pergerakan GBPUSD selanjutnya mungkin masih sangat terbatas, mengingat tidak ada rilis data ekonomi dari Inggris. Tapi beberapa data dari AS mungkin akan bisa menjadi katalis penggerak menjelang libur natal tahun ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pendiri ConsenSys: Ethereum Menjadi Uang Ultrasound

Pendiri ConsenSys dan salah satu pendiri Ethereum (ETH) Joseph Lubin telah menyiratkan bahwa Ethereum sedang bertransisi ke...

Harga Minyak Membalikkan Kenaikan Awal di Tengah Kekhawatiran Virus

Harga minyak turun pada hari Kamis menghapus kenaikan awal karena lebih banyak negara memberlakukan pembatasan pergerakan di tengah lonjakan kasus virus corona...

Dolar Bergerak Naik Karena Komentar Hawkish Fed

Dolar naik lebih tinggi di awal perdagangan Eropa Kamis, setelah komentar hawkish dari Federal Reserve mendorong para pedagang untuk memperhitungkan pengetatan kebijakan...

ConsenSys: DeFi Menarik 2,91 Juta Alamat Ethereum

Jaringan Ethereum (ETH) terus menjadi kekuatan pendorong utama di belakang keuangan terdesentralisasi, atau DeFi, menandakan kelanjutan dari tren yang dimulai sekitar pertengahan...

Ketua SEC: Inovasi Nakamoto itu Nyata

Gary Gensler, ketua Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, atau SEC, percaya bahwa revolusi blockchain yang dimulai oleh Satoshi Nakamoto pada tahun...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -