Sunday, July 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Menunggu Kunjungan PM Boris dan Pembaruan Sentimen Risiko

Must Read

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat...

Masalah ketidakpastian Brexit sampai hari ini terus menjadi beban bagi Poundsterling Inggris untuk melonjak. Saat ini pasangan mata uang GBPJPY sedang diperdagangkan di sekitar level harga 129,30 ketika sesi Asia berjalan di hari Kamis (22/8). Pasangan ini tampak merespon adanya pembaruan positif dari perdagangan antara AS-China dan juga kabar ketegangan geopolitik dari kawasan Timur Tengah dan juga Korea Utara.

Sentimen risiko pasar mendapatkan dorongan untuk menguat setelah Presiden Trump memposting di akun Twitternya. Selain itu pernyataan dari Korea Utara yang mengkhawatirkan untuk adanya tindakan militer dari AS. Selain itu Menteri Pertahanan dari AS dan Iran akan terus mendukung penguatan pada aset safe haven seperti Yen Jepang.

Sementara itu dari sisi Poundsterling Inggris, dikabarkan bahwa PM Boris akan bernafas lega setelah kunjungannya ke Jerman. Negara yang menjadi pusat ekonomi Eropa itu memberikan dukungan untuk terjadinya pergantian backstop Irlandia. Jerman mengatakan pergantian dapat diterima jika memang ada proposal untuk diajukan paling tidak dalam jangka waktu 30 hari mendatang.

Sayangnya tanggapan pedas juga disampaikan oleh Perancis. Berdasarkan laporan dari Reuters bahwa Presiden Perancis menyatakan penolakan atas permintaan pembicaraan ulang mengenai kesepakatan Brexit. Penolakan ini disampaikan sebelum PM Boris sampai ke Perancis dalam safari kunjungannya. Tentunya atas kabar ini ketidakpastian Brexit akan semakin membebani Poundsterling Inggris.

Dari sisi Yen, data mengenai IMP Manufaktur Jepang selama bulan Agustus mengalami penurunan di level 49,5 terhadap prediksi sebelumnya di 49,8. Tolak ukur sentimen risiko yaitu yield AS 10 tahun naik menuju ke 1,580 persen. Untuk fokus perdagangan pasangan mata uang GBPJPY akan fokus ke kunjungan PM Inggris Ke Perancis dan juga acara Simposium Jackson Hole untuk arah sentimen risiko pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (3/7),...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat setelah penurunan itu, pasangan mampu...

GBPUSD Hari Ini Defensif Menunggu Data Inggris, Masih Jauh Dari Puncak Sepekan

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak defensif dan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2460 mendekati pembukaan sesi Eropa hari Jumat (3/6)....

Pengguna Crypto Austria Akan Segera Bisa Menggunakan Crypto di 2.500 Lokasi

Pemegang Crypto di Austria akan segera dapat menghabiskan koin mereka di lebih dari 2.500 poin penerimaan menggunakan Pembayaran A1 - salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -